RSUD Harus Ada Rumah Singgah

0
168
BUPATI Karimun Aunur Rafiq ketika meninjau Laboratorium Patologi Anatomi dan ruang logistik RSUD M Sani. f-istimewa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun melalui Dinas Kesehatan atau Dinas PUPR, diminta melengkapi fasilitas RSUD M Sani Karimun dengan rumah singgah. Tujuannya, untuk kemudahan pasien asal pulau yang hendak kontrol ulang.

KARIMUN – ”Sudah saatnya Pemkab Karimun, menambah fasilitas rumah singgah di sekitar area RSUD Karimun. Seiring dengan meningkatnya pasien berobat dari daerah pulau, seperti dari Kundur, Buru, Durai dan Moro. Rumah singgah akan sangat membantu, bagi keluarga pasien dari segi biaya,” kata anggota DPRD Karimun Rodiansyah, Selasa (13/11).

Menurutnya, tidak semua pasien yang berobat dari pulau tergolong keluarga yang mampu. Jika rumah singgah tersedia, setelah masa perawatan ketika hendak kontrol kembali pasien dapat menunggu di rumah singgah sebelum pulang ke rumahnya.

Selama ini, selain biaya berobat yang dikeluhkan biaya penginapan menjadi kendala bagi keluarga pasien ketika hendak kontrol kembali.

Seharusnya, kata Rodiansyah, pemerintah terlebih dahulu membangun rumah singgah sebelum fasilitas kantin di area rumah sakit karena termasuk prioritas yang dibutuhkan.

la berharap, dinas terkait atau pihak RSUD M Sani dapat mengusulkan pembangunan rumah singgah tahun ini agar dibangun tahun depan.

”Penambahan fasilitas RSUD M Sani dilakukan dengan cara bertahap. Ketersediaan anggaran pembangunan sarana fisik menjadi salah satu kendala, langsung membangun sekaligus kami mengapresiasi saran dan masukan dari masyarakat terkait penambahan fasilitas,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Tidak menutup kemungkinan, rumah singgah akan dibangun tahun depan. Karena, rumah singgah telah masuk dalam rencana pengembangan rumah sakit.

”Ke depan. Tidak hanya itu, pengusulan penambahan fasilitas pada Kementerian Kesehatan telah lama disampaikan,” terang Rafiq.

Sebelumnya, belum lama ini Rafiq juga meninjau gudang logistik dan laboratorium Patologi Anatomi. Pemkab Karimun menambah fasilitas pendukung gudang logistik dan laboratorium Patologi Anatomi guna meningkatkan mutu bagi pelayanan dan kesiapan RSUD M Sani.

Dana pembangunan ruangan logistik dan sarana serta laboratorium patologi anatomi, bersumber dari APBD Karimun dan penambahan sarana pendukung rumah sakit milik Pemerintah tersebut dilakukan dengan bertahap.

Setiap tahun angggaran, yang akan dikucurkan melalui APBD dan APBN. Direktur RSUD M Sani Zulhadi mengatakan, kegunaaan gudang logistik untuk penyimpanan obat obatan, alat kesehatan dan bahan medis lainnya.

Seiring dengan kebutuhan, ruangan yang telah tersedia selama ini tidak mumpuni sebagai tempat penyimpanan obat obatan dan alat medis lainnya.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here