RSUD Tak Miliki IPAL Medis

0
604
RUANG TUNGGU: Salah satu pasien saat duduk di ruang tunggu RSUD Encik Maryam Lingga. F-dokumen/tanjungpinang pos

LINGGA – pihak RSUD Kabupaten Lingga membutuhkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas besar. Saat ini, fasilitas pengolahan limbah medis belum ada. Kepala RSUD Kabupaten Lingga dr Asri Wijaya akui, saat ini pihaknya harus bekerja ekstra untuk memusnahkan limbah medis rumah sakit.

Kecilnya kapasitas IPAL yang ada saat ini, mengharuskan petugas memusnahkan limbah secara manual dengan membakar. ”Setiap hari petugas harus membakar limbah. Instalasi pengolahan yang tersedia, tidak dapat menampung limbah yang dikeluarkan,” kata Asri Wijaya, kemarin.

Ia menjelaskan, incinerator atau alat pengelolaan limbah medis yang dimiliki RSUD Dabo kapasitasnya hanya setara untuk sebuah klinik. Agar limbah medis ini tidak mengganggu kenyamanan pasien maupun masyarakat sekitar, petugas setiap hari harus membakar sedikitnya 5 Kg limbah. ”Kami membutuhkan incinerator yang lebih besar kapasitasnya. Usulannya sudah kita masukan,” kata Asri.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah mengharuskan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. ”Alat pengelolaan Limbah penting bagi rumah sakit. Kita berharap, usulan ini bisa direalisasikan,” katanya.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here