RTM Dapat Pinjaman Modal Usaha

0
385
RAPAT: Rapat antara Dinas Ketahanan Pangan dengan pihak Kecamatan Bunguran Tengah untuk mendata RTM. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – PIHAK Dinas Ketahanan Pangan Natuna melakukan validasi data Rumah Tangga Miskin (RTM) di tingkat Kecamatan Bunguran Tengah, Kamis (28/12). Validasi data itu, bagian dari rencana pemerintah untuk menggelontorkan dana pinjaman usaha bagi rumah tangga miskin dalam rangka memperkuat sektor pangan.

Kegiatan validasi data dilaksankan di aula Kantor Kecamatan Bunguran Tengah. Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Pangan yakni Agus Budiono dalam pertemuan itu mengatakan, validasi data RTM penting dalam mensukseskan penyaluran program pemerintah.

Oleh karena itu, pihaknya memerlukan dukungan semua pihak agar data tidak tumpang tindih dan ril dilapangan. ”Karena selain petugas verifikasi, kita juga butuh dukungan pihak desa yang ngerti secara pasti kondisi warganya,” kata Agus.

Ia memastikan, data yang ada saat ini tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta dilapangan. Sebab, data tersebut telah diambil tahun 2015 dan pastinya sudah ada perubahan peningkatan ekonomi atau bahkan sebaliknya dan saat ini data akan divalidkan.

Kepala desa Harapan Jaya Evan Sukadir mengatakan, pihak desa masih kebingungan dalam menetapkan data RTM. Pasalnya, mengenai petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan pentunjuk teknis (Juknis) yang mengacu kategori RTM belum diketahui secara baku.

”Kita memang harus tegas saat verifikasi data RTM. Namun alangkah baiknya kita punya dasar acuan. Tujuannya, supaya warga yang tidak dapat tidak protes. Kalau seperti sekarang ini, data kita ambil secara kasat mata saja,” ujar Evan Sukadir.

Namun demikian, ia bersama para kades lainnya apresiatif dengan langkah pemerintah yang sudah bekerja keras dalam mensejahterakan masyarakat.

”Kesejangan sosial masih terlihat jelas. Namun, kita berusaha agar kesejangan itu perlahan tidak ada lagi. Kalau memang benar miskin harus kita bantu. Kalau masih ada yang sukses ngaku miskin, maka kita antisipasi itu tidak terjadi pada saat pendataan nanti,” tutupnya.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here