Ruang Rawat Inap TBC Diresmikan

0
730
DIRESMIKAN: Dirut RSUD Muhammad Sani Zulhadi berfoto di ruang ruang inap TBC setelah diresmikan. f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – PIHAK manajemen RSUD Muhammad Sani Karimun, menambah ruang rawat inap khusus penyakit paru paru atau tuberkulosis (TBC). Ruangan itu resmi dioperasikan untuk pasien TBC, Kamis (12/10) kemarin.

Direktur Utama RSUD Muhammad Sani Karimun Zulhadi menjelaskan, ruangan rawat inap TBC Resisten Obat adalah ruangan perawatan utk pasien yang sudah kebal (Resisten) dengan obat lini pertama. ”Pasien TB Resisten Obat memerlukan pengobatan antara 20-22 Bulan,” sebut Zulhadi.

Dengan adanya kemunginan efek samping yang timbul, atau keadaan kesehatan yang menurun akibat mengkonsumsi obat yang lama. Maka diperlukan ruangan perawatan khusus, untuk pasien TBC yang biasa hanya memerlukan pengobatan 6 sampai 9 bulan dan kini sudah tersedia ruang perawatannya di lantai 4 RSUD.

Ia menerangkan, pasien TBC baik yang biasa maupun yang Resisten Obat, ketika keadaan sudah membaik diperbolehkan untuk menjalani perawatan rawat jalan.

Selama ini, pasien pasien TBC Resisten Obat utk perawatannya dikirim ke RS Embong Fatimah Batam. Dengan diresmikan ruangan perawatan TB Resisten Obat di RSUD Muhammad Sani, maka semua pasien resisten obat yang memerlukan rawat inap sudah bisa ditangani di Karimun.

Ketersedian ruangan ini, mendapat sambutan baik dari pasien TBC.
Sebab, penderita TBC tak lagi berobat ke Batam jika fasilitas ini telah ada di RSUD Muhammad Sani.

Zulhadi menambahkan, fasilitas di RSUD akan terus diupayakan atau dibenahi meskipun dengan cara bertahap karena adanya keterbatasan anggaran. Selain itu, perbaikan sikap pelayanan dari tenaga medis seperti dokter, perawat dan petugas lainnya terus dilakukan.

”Kami ingin RSUD ini menjadi tempat perawatan nomor satu di Kabupaten Karimun. Untuk itu, kami terus berubah untuk yang lebih baik. Tegur jika ada kesalahan atau pelayanan yang tidak baik. Sehingga, kami menyediakan layanan kotak kritik dan saran dan melalui nomor ponsel,” ungkap Zulhadi.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here