Ruangan Terbuka Publik Sudah 50 Persen

0
505
TAMAN: Pekerja sedang mengerjakan fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi mental di Terminal Sungai Carang Tanjungpinang tepatnya di komplek Bintancentre (Bincen). Fasilitas ini baru dikerjakan 50 persen. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Pembangunan fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi mental sudah dikerjakan. Proyek ini pengerjaannya sudah sampai 50 persen. yang dibagun berupa pembuatan tempat permanen. Banyak tempat duduk yang sengaja disediakan untuk pengunjung yang terbuat dari bahan baku batu bata, pasir hingga dicampur dengan semen, supaya awet.

TANJUNGPINANG – Kemudian, ada juga pembuatan 16 pot bunga permanen. Jenis-jenis pot bunga yang dibuat beragam. Ada yang berukuran sedang dan ada juga yang besar. Pot bunga permanen ini, juga ada fasilitas tempat duduk pengunjungnya. Ada juga penanaman dua tiang besi yang fungsinya untuk memasang layar tancap yang akan digunakan nantinya.

Selain itu, ada membangun akses jalan untuk pengunjung menuju tempat duduk maupun fasilitas lainnya. Inilah sarana-sarana yang terdapat di ruangan terbuka publik yang sedang dibagun. Fasilitas bangunan ini menelan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun 2017 sebesar Rp 480.018.000.

Proyek pembangunan fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi mental dikerjakan oleh CV Nabila Permata. lokasi pembangunannya di wilayah Terminal Sungai Carang Tanjungpinang tepatnya berada di Komplek Bintancentre (Bincen). Saat lelang CV ini yang merupakan pemenang lelang proyek pembangunan fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi mental.

Setiap akses jalan yang ada, akan dipasang batu alam. Menurut mandor pekerja fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi mental, Niko, pihaknya akan memasang batu alam. Tujuannya, supaya akses jalan di ruangan terbuka publik-revolusi mental terlihat bagus dan indah.

”Nanti, kita akan pasang batu alam di akses jalan ini. Pasang batu alam ni perlu hati-hati. Biar hasilnya rapi dan bagus serta indah dilihat,” kata Niko kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (6/6).

Selain pasang batu alam di akses jalan, pihaknya akan menanam rumput taman. Supaya ruangan terbuka publik-revolusi mental terlihat indah dipandang dan selalu ramai dikunjungi. Kalau tanaman hijau dipandang, terasa sejuk dan membuat nyaman, pengunjung terasa betah di ruangan terbuka publik-revolusi mental.

Untuk melakukan pemasangan batu alam hingga menanam rumput tanaman butuh waktu kurang lebih satu bulan. Sehingga hasil kerja yang dikerjakan oleh pekerja terlihat bagus dan tidak asal-asalan. ”Ya, kurang lebih satu bulan gitu lah. Mudah-mudahan cepat selesai. Ini lebih bagus. Biar cepat dimanfaatkan serta digunakan masyarakat,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here