Rudi Bagi Sembako, Anggota Dewan Kesal

0
171
Wali Kota Batam, HM Rudi saat pembagian sembako murah, Kamis (4/4) di Sagulung. F-HUMAS PEMKO/istimewa

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar kegiatan bazar sembako murah di kelurahan-kelurahan di Batam. Bazar sembako itu diakui sebagai perhatian pemerintah bagi masyarakat. Kegiatan itu digelar dua kali dalam setahun. Sembako murah dianggarkan Pemko Batam merupakan agenda rutin yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah.

Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, Kamis (4/4) di Kecamatan Sagulung, sembako murah ini merupakan bentuk perhatian dan kebersamaan pemerintah kepada warga Batam. Di tahun 2019 Pemko Batam telah menganggarkan paket sembako murah untuk 128 ribu paket. Paket sembako murah ini didistribusikan dalam dua tahap masing-masing 64 ribu paket

”Bantuan ini rutin diberikan oleh Pemko Batam setahun dua kali didistribusikan. Di awal tahun dan akhir tahun,” kata Rudi.

Disampaikan, jangan dilihat dari nilainya tapi lihatlah kehadiran kami di sini bersama dengan bapak, ibu semua. Di Kecamatan Sagulung jumlah paket sembako murah yang didistribusikan sebanyak 11.089 paket untuk 6 kelurahan. ”Di Kelurahan Tembesi pendistribusian paket sembako dilaksanakan di Top 100 Tembesi dengan jumlah paket 2.235,” sambungnya.

Sementara di Kelurahan Sei Langkai jumlah paket sebanyak 2.220 dan didistribusikan di Sp Plaza. Di Kelurahan Sei Pelunggut jumlah paket sebanyak 1.613 yang didistribusikan di Pasar BBC. Di Kelurahan Sei Lekop jumlah paket sebanyak 1.500, didistribusikan di lapangan Volly Masjid Al Hijrah RW.04. Di Sei Binti jumlah paket sembako murah 1.501 didistribusikan di lapangan bola Masjid Al Ikhlas dan di Kelurahan Sagulung Kota 2.020 didistribusikan di Masjid Darul Gufron.

”Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu yang sudah bersedia datang untuk mengambil paket sembako ini. Mungkin ada yang berhak mendapatkan namun tidak menerima kupon saya harap dapat melapor ke lurah masing-masing. Saya mohon maaf atas hal itu,” ucap Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengimbau masyarakat di Kecamatan untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan. Hal ini menurutnya sangat penting demi terwujudnya Batam yang aman dan kondusif. Katanya, Pemko Batam dalam membangun Batam mengharapkan dukungan dari seluruh warga Batam.

”Bersatu padu menyatukan pemikiran untuk menyempurnakan pembangunan Batam. Insya Allah pembangunan Batam tahun 2025 sempurna karena seluruh jalan utama kita prediksi akan selesai. Ciptakan suasana yang kondusif, karena kita butuh Batam yang aman untuk membangun kota ini,” imbuhnya.

Tak lupa Rudi juga mengundang masyarakat Kecamatan Sagulung untuk hadir bersama-sama meresmikan Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah di Batuaji. Masjid ini merupakan salah satu tujuan wisata religi yang dibangun Pemko Batam.

”Mengajak agar masyarakat Sagulung memanfaatkan peluang ini dengan membuat apa yang menjadi kebutuhan wisatawan,” himbau Rudi.

Selanjutnya Rudi mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti. Ini menurutnya penting karena tingginya angka pemilih disuatu daerah menjadi tanggungjawab kepala daerah.

”Jangan sampai persentasi pemilih di Kota Batam di bawah 50 persen. Kalau bisa di atas 50 persen atau 100 persen malah lebih baik lagi. Tanggal 17 April datang ke TPS dan silahkan gunakan suara bapak ibu. Suara bapak ibu menentukan nasih bangsa ini ke depan,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau menyebut paket sembako terdiri dari beras 5 Kg, minyak 2 liter dan 1 Kg gula seharga Rp50 ribu. Dengan harga beli sebenarnya paket sembako Rp98.250 namun disubsidi oleh Pemko Batam sebesar Rp48.250.

”Harapannya, dengan sembako murah ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat Batam. Paket sembako murah ini merupakan bentuk perhatian Pemko Batam kepada warga,” kata dia.

Netralitas ASN
Di tempat berbeda, DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat, terkait sembako murah, jelang Pemilu. Menurut mereka, banyak ASN yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik dan memihak pada partai tertentu. Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Mesrawati Tampubolon mengatakan adapun fakta yang ditemukan adalah, pertama, ditemukannya caleg melakukan sosialisasi di salah satu Kantor Camat. Kedua, pembagian sembako murah malah dilakukan sebelum pesta demokrasi.

”Harusnya ada juga dari Disperindag untuk membahas terkait bazar yang dilakukan. Pada saat pembahasan dengan Komisi II sebagai mitranya, pembagian sembako murah Pemko tak dilakukan sebelum selesai pemilu,” ujar Mesrawati.

Menurut Mesrawati, sesuai kesepakatan sebelum persetujuan APBD tahun 2019, pembagian sembako setelah pemilu atau mendekati hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri ataupun Perayaan Natal.

”Di Komisi II sekarang ada undangannya pembagian sembako murah. Harusnya sembako murah ini didapatkan oleh warga kita yang tidak mampu. Bukan sama orang kaya yang punya mobil atau rumah. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here