Rudi Cek Pembangunan Masjid Agung Batam

0
148
WALIKOTA HM Rudi dan Wawako Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau progres pembangunan Masjid Agung II di Sagulung, Rabu (22/5) malam. F-MARTUA/tanjungpinang pos

Hidupkan UMKM Sekitar Masjid

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan peninjauan pembangunan Masjid Agung II, di Sagulung. Pengerjaan masjid yang akan diberi nama Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah II itu kini sudah berjalan 78 persen. Setelah diresmikan September 2019 mendatang, diharapkan juga dapat menghidupkan UMKM disekitar masjid.

Saat meninjau pembangunan masjid itu, Rabu (22/5) malam, selain didampingi Amsakar, terlihat ulama dan kontraktor. Di sela-sela peninjauan, Rudi menyampaikan, di sekitar masjid, nantinya akan ditanam pohon kurma.

”Sekarang sebenarnya sudah ditanam pohon kurma. Tapi tidak tahu apa hidup. Nanti akan ditambah,” kata Rudi.

Tidak hanya dilantai I, Rudi dan rombongan juga berkeliling di lantai II gedung. Sebagian lantai gedung terlihat sudah dipasang keramik. Demikian tiang dalam gedung yang sudah dipasang keramik.

Baik di lantai I dan lantai II, sudah terlihat lokasi umat nantinya akan menunaikan ibadah. Dia juga memperhatiakn atap membran merupakan penutup bagian pelantar masjid. Atap berbentuk persegi berukuran 25×25 meter, payung ini bisa terbuka dan tertutup seperti di Masjid Nabawi Madinah.

Rudi sempat menanyakan perihal tempat penampungan air, untuk digunakan wudu. Disiapkan, untuk keran air wudu, diminta diubah jaraknya. Untuk kebutuhan air, akan ditampung dalam tanki besar, yang sudah dipasang.

”Keran air wudu digeser. Jarak antarkeran dibuat 1,2 meter. Air yang sudah dipakai orang, tidak boleh percik. Jarak antarasatu dengan yang lain, minimal 1 meter. Minta dibuat saja 1,2 meter,” kata Rudi yang disanggupi kontraktor.

Pembangunan yang dianggarkan Rp243 miliar, diakui Rudi, tidak cukup hingga tuntas. Angka itu diakui, hanya untuk pembangunan hingga dilakukan peresmian. Selanjutnya, tahun 2020 mendatang, direncanakan lagi mengalokasikan sekitar. Diperkirakan selesai dengan menyerap anggaran Rp400 miliar.

”September 2019 selesai. Tapi selesainya sesuai kontrak mereka (kontraktor). Bukan finis. Tahun depan ada lagi. Jadi bisa menghabiskan 400 miliar,” sambungnya.

Diakui, masih banyak yang harus diselesaikan dalam pembangunan masjid itu. Sehingga akan dilanjutkan lagi pembangunan tahun 2020. Namun, masjid sendiri sudah bisa digunakan untuk solat, setelah diresmikan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

”Setelah diresmikan, langsung dipakai, bersama Wakil Presiden akan datang meresmikan. Baru pembangunan dilanjutkan, untuk melengkapi kebutuhan dalam masjid,” bebernya.

Malam itu, Rudi dan rombongan meninjau dengan mengajak ulama, untuk memastikan pembangunan, sesuai dengan kebutuhan umat. Peninjauan malam dilakukan, karena bulan puasa.

”Kalau siang, panas, jadi kita meninjau malam. Kita ajak tokoh agama, untuk melihat dari segi agama,” imbuhnya.

Selanjutnya, setelah digunakan untuk sholat, diharapkan UMKM di sekitar masjid bisa berkembang. Kuliner diperkirakan akan lebih hidup. ”Kuliner di sekitar sini akan dihidupkan. Dampaknya bagi masyarakat juga,” kata Rudi.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar sebelumnya mengatakan, pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah II bulan ini, tahap pemasangan membran. Dari delapan membran, sudah terpasang enam. 29 Mei atau sebelum libur lebaran, sudah terpasang semuanya. Pekerjaan lain yang juga tengah berlangsung lanjutan pemasangan keramik. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here