Rudi Minta Aliran Kas OPD Disusun

0
38
HM Rudi SE,MM

Wali Kota Batam, HM Rudi mengingatkan pegawai dan pejabat di lingkungan Pemko Batam untuk menyelesaikan tugasnya jelang akhir tahun. Laporan keuangan baik uang masuk (pendapatan) dan uang keluar supaya tak bermasalah.

BATAM – HM Rudi mengingatkan terkait arus keuangan di SKPD diserahkan segera, Senin (5/11) dihadapan ribuan pegawai Pemko Batam. ”Saya mengingatkan, karena satu bulan lagi akhir tahun. Uang masuk dan uang keluar, (laporan) diselesaikan,” tegas Rudi.

Diminta agar anggaran SKPD Batam, pada akhir tahun nanti, tidak ada lagi masalah. ”(Keuangan) harus bertanggungjawab dengan tugas. Uang keluar dan masuk. Saya meminta semua tidak ada kesalahan dari atas sampai bawah,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Rudi mengingatkan rencana kedatangan pimpinan KPK, untuk meresmikan kota percontohan tapping box, 28 November 2018. Dimana, yang akan datang, direncanakan Ketua KPK, Wakil Ketua KPK bersama tim.

”Akan dijadikan Batam sebagai contoh penggunaan anggaran. Saya minta analisa, kedatangan ini apa hanya meresmikan atau ada yang lain,” ujar Rudi lagi.

Pegawai Pemko sudah bekerja lebih baik. Namun tidak diketahui, apakah perbaikan itu sudah sesuai aturan atau tidak. Karena itu, pegawai Pemko mengevaluasi dirinya juga, sehingga tidak melakukan pelanggaran.

”Hasil kerja bapak/ibu harus dipertahankan. Saya tidak tahu, apakah sudah kita jalankan semua sesuai aturan, atau tidak. Maka, saya menyampaikan supaya selamat dari permasalahan,” pesannya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah, mengungkapkan rencana kedatangan KPK. KPK memilih Batam sebagai tuan rumah untuk launching pajak online, karena saat ini program sudah berjalan. ”Kita dipilih salah satu dan menjadi tuan rumah, karena program sudah berjalan,” jelas dia.

Disebutkan, pembahasan dengan Korwil II Sumatera Korsupgah KPK Adlinsyah Malik Nasution, intens melakukan pertemuan di Gedung KPK. Selanjutnya, akan diundang KPK, Gubernur Jambi, Bengkulu, Lampung, Riau dan Kepri untuk hadir di Batam.

”Dari KPK, kata pak Coki (nama panggilan Adlinsyah), yang akan hadir nanti, Bu Basaria Panjaitan (komisioner KPK),” sambungnya.

Direncanakan, kegiatan itu akan dihadiri sekitar 500 wajib pajak (WP). Berikut dengan bank daerah masing-masing serta pemerintah provinsi. ”Kalau untuk Kepri dan Riau, ada Bank Riau Kepri. Nanti akan diundang selain Batam tuan rumah, juga Bintan dan Tanjungpinang,”katanya. Disebutkan, lima daerah yang ditetapkan nanti, bisa menjadi contoh.(MARTUA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here