Rudi Peringati OPD, Jangan Pakai Gaji Honorer

0
414
Wali Kota HM Rudi didampingi Wako Amsakar Achmad dan Sekda Jefridin, Senin (17), sebelum memberikan arahan kepada pegawai Pemko.F-MARTUA/tanjungpinang pos

BATAM – Kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam yang belum mencapai 50 persen pada semester I tahun 2019, diminta tidak mengganggu hak pegawai. Terutama honorer yang bekerja di lingkungan Pemko Batam. Alokasi honor untuk honorer diminta tidak diganggu. Selain itu, diminta agar tidak ada penundaan pembayaran honor para pegawai honorer.

Penegasan itu disampaikan Rudi, untuk mengingatkan OPD, agar hak honorer tidak terganggu dan tidak terlambat dibayarkan. ”Saya perintahkan, yang punya pegawai honorer, tolong diperhatikan honornya. Saya ingatkan, gaji mereka tidak pernah dipakai di tempat lain (proyek). Tidak boleh ada gaji digunakan di tempat lain” tegas Rudi.

Baca Juga :  Dispar Diminta Perhatikan Tempat Salat di Mal

Diingatkan, pegawai honorer hidup dari gaji honornya. Di sisi lain, pekerjaannya sangat mempengaruhi kota Batam. ”Mereka hidup dari situ. Bagaimana mereka bekerja, kalau gaji tertunda. Tidak tepat alasan gaji tertunda,” tegasnya.

Sementara untuk pembangunan yang akan dilaksanakan dengan menggunakan APBD, Rudi meminta agar dikoordinasikan ke dirinya. Terutama pembangunan fisik yang menyentuh kepentingan umum. OPD diminta tidak merencanakan sendiri pembangunan dan menjalankan.

”Karena akan benturan dengan intruksi saya dengan Bina Marga. Kalau benturan, akan dibongkar. Jangan tabrakan apa yang saya inginkan dengan akan dikerjakan,” himbau dia.

Baca Juga :  ‎Warga Diminta Pantau Kinerja Pemerintah dari Sistem Elektronik

Rudi juga meminta pegawai untuk bekerja lebih giat, terlebih saat ini sudah lewat semester I tahun 2019. Bagi pegawai di lingkungan dinas atau badan penghasil, diminta lebih maksimal bekerja. Demikian dengan pegawai di sektor lain. Diminta pegawai tidak nongkrong di mal-mal di Batam, saat jam kerja.

”Saya meminta kepada kita sebaiknya tidak di mal-mal dan warung kopi, terutama jam kerja. Dalam waktu dekat saya dan pak Wakil (Wawako), akan memantau di mal. Karena banyak laporan, yang nongkrong di mal-mal. Tidak elok bapak/ibu apa lagi pakai seragam,” cetusnya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here