Rudi Usulkan Jalan Lingkar Jodoh-Tiban

0
1286
Perbatasan: Jarak Singapura yang sangat dekat dengan Batam membuat gedung-gedung tinggi di Singapura terlihat jelas dari Sekupang dan Belakangpadang.F-Istimewa/yuli saferi

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) ?Batam, merencanakan pembangunan jalan lingkar, dari Jodoh ke Tiban. Dengan jalan lingkar pinggir laut itu, diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. Jika jalan itu terwujud, wisatawan bisa melihat dari jalan pinggir pantai itu ke Singapura.

Harapan itu disampaikan Rudi saat membuka Musrenbang tingkat Kota Batam, Senin (24/) di Batam. Anggota DPR RI yang hadir saat itu, Nyat Kadir dan Dwi Latifa, ikut memperjuangkan jalan itu ke pemerintah pusat. Sehingga pusat bisa membiayai jalan itu.

”Saya ingin membuka ruas jalan. Saya tidak akan mengambil lahan pengusaha. Jalan itu, dari Jodoh ke laut melingkar ke Patam Lestari, Tiban,” ungkap Rudi.

Dengan demikian diakui, warga dan wisatawan akan bebas memandang ke arah Singapura. Pembangunan itu diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Batam hingga 2,5 juta. Sementara kunjungan wisman tahun lalu ?diakui hanya sekitar 1,4 juta.

Baca Juga :  KSN Serukan Jaga Empat Pilar Indonesia

”Ini akan menjadi jalan lingkar yang menghadap Singapura. Kalau udah ada itu, bebas memandang Singapura. Tapi ini berat. Butuh biaya besar. Butuh dukungan DPR RI. Saya minta dukungan bapak/ibu, untuk membuka daerah rekreasi,” kata Rudi.

Disebutkan, jalan lingkar itu sekitar 4 km. Jika tidak ada bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemko akan membangun bertahap. Pembangunan bisa dilakukan bertahap.

”Kalau tidak bisa sekaligus 4 km, kita cicil 500 meter, 500 meter. Kami tinggal 4 tahun lagi, berarti 2 km. Nanti dilanjutkan Wali Kota selanjutnya,” sebut Rudi.

Disebutkan, langkah itu diambil untuk memperindah Batam dalam meraih kunjungan wisman.

“Kami ingin membersihkan dan memperindah Batam. Tapi jangan saya dibenturkan dengan kepentingan-kepentingan. Kami sudah membangun, kami ingin Batam bisa menjadi tujuan kunjungan wisatawan,” bebernya lagi.

Baca Juga :  Tagana Ikut Cegah Bencana

Selain itu, Rudi mengatakan untuk tahun depan, pihaknya juga akan melakukan sertifikasi kelayakan restoran, baik halal atau bersihnya.

”Tahun ini sosialisasi dan tahun depan penindakannya. Kalau tidak bersih, tidak usah masuk investasi,” tegasnya.

Dalam mendukung keindahan Batam, Rudi meminta agar Badan Pengusahaan (BP) Batam juga tidak mengizinkan reklame pinggir jalan. Selain membuat kawasan tidak aman, Pemko juga terhambat melebarkan jalan juga menjadi terhambat.

”Kami melebarkan jalan. Sementara BP asyik mengeluarkan izin reklame saja. Biar bisa bebas pandang kita. Kalau ada tiang reklame, jadi terganggu. Bukan tidak boleh reklame, tapi tempatnya bukan di simpang empat,” tegas Rudi.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, sedang disiapkan perencananan dari sebelah Pasifik sampai Patam.

Baca Juga :  Ayo Laporkan Pungli Penerimaan Bintara Polisi!

“Tapi butuh support APBN. Kalau APBD, butuh suport APBD 10 sampai 15 tahun. Makanya kita diskusikan dengan Gubernur dan DPR RI tadi,” bebernya.

Dijelaskan, tahun ini mulai pembangunan mulai dari samping Pasific. Namun berapa anggarannya dan panjang yang akan dimulai bangun, diakui lupa. Sementara terkait dengan Badan Pengusahan sebelumnya juga punya rencana membangun jalan lingkar dari Sekupang ke Jodoh.

”Kalau BP mau bangun, tidak masalah. Kalau banyak terlibat, lebih bagus. Yang penting ada opsi jalan. Kita akan koordinasi dengan BP,” katanya.(Martua)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here