Rumah Dinas Mangkrak

0
363
Inilah proyek rumah dinas Wali Kota Tanjungpinang yang mangkrak. Terlihat isi rumah sudah tersedia. f-andri/tanjungpinang pos

Empat rumah dinas, baik untuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD dan Wakil Ketua I DPRD yang dibangun Pemko Tanjungpinang di Senggarang tidak kunjung ditempati.

SENGGARANG – Akibatnya, meski sudah puluhan miliar APBD dikeruk untuk membagun rumah dinas, namun tunjangan perumahan untuk walikota unsur pimpinan DPRD masih harus dianggarkan. Rumah dinas ini dibangun masa kepemimpinan Wali Kota Hj Suryatati A Manan dan Wakilnya, H Edward Murshali. Kemudian, dilanjutkan pembangunannya di masa kepemiminan Lis-Syahrul. Namun lima tahun Lis-Syahrul memimpin, rumah dinas yang sudah menghabiskan puluhan miliar uang rakyat belum juga difungsikan.

Padahal, kontrak pembangunan empat rumah dinas selesai tahun 2012 silam. Tahun ini, Pemko mengambil menganggarkan dana rumah dinas tersebut. Pada tahun 2015 lalu, Pemko juga menganggarkan Rp4,7 miliar. Lantas, di 2017 lalu, kembali dianggarkan Rp 1,9 miliar untuk pembuatan pagarnya.

Informasinya, rumah dinas tidak mau ditempati karena unsur pimpinan DPRD dan pasangan walikota tidak mau tunjangan perumahnya dihapus. Kalau kepala daerah dan unsur pimpinan DPRD sudah menempati rumah dinas tersebut, otomatis tunjangan perumahan sekitar Rp 15 juta akan hilang. Pantuan di lokasi Jumat (19/1), akses jalan menuju rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang berada di Sei Ladi, sudah mulus. Masih ada kira-kira 3-5 meter di bagian depan rumah dinas yang belum diaspal.

Di dalam rumah dinas, juga sudah terlihat perabot rumah tangga. Sebagian perabot tersebut masih dibungkus rapi di dalam plastik. Terlihat juga ada kursi, meja, tempat tidur, lemari pakaian hingga pendingin ruangan yang sudah melekat di dinding rumah dinas tersebut. Kalau melihat kondisi seperti itu rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah layak ditempati oleh kepala daerah.

Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan, sangat disayangkan rumah dinas yang sudah dibangun dari zaman Suryatati A Manan sebagai Walikota Tanjungpinang hingga dua periode, mangkrak dan tidak ditempati.

Akibatnya, rumah dinas tersebut menjadi rusak. Mestinya, masa kepemimpinan Lis-Syahrul rumah dinas tersebut dimanfaatkan. ”Sangat mubazir sekali, kalau rumah dinas dibangun tak ditempati. Sudah lama loh dibangun rumah dinas itu, hingga sekarang juga tak ditempati oleh Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang,” kata Endry Sanopaka kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (19/1).

Kalau rumah dinas ditempati, Endry katakan, maka akan lebih efektif tidak anggaran, tak ada lagi uang tunjangan untuk rumah dinas dikeluarkan oleh pemerintah buat Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang termasuk uang tunjangan dewan.

Selama ini, bisa jadi pemerintah masih mengeluarkan uang tunjangan rumah untuk kepala daerah. Harapan dia, rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, segera difungsikan di tahun 2018 ini. Sehingga memudahkan masyarakat menemui pemimpinnya pada tempatnya, yaitu di rumah dinas.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here