Rumah Dinas Wako dan Wawako Belum Ditempati

0
665
Rumah Dinas Wali Kota di Senggarang belum ditempati. Bangunan ini selesai dibangun tahun 2012 lalu namun belum ditempati.f-andri/tanjungpinang pos

Masa Jabatan Lis-Syahrul Berakhir 16 Januari

Rumah dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dan ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di Senggarang masih mangkrak.

TANJUNGPINANG – Hingga saat ini belum juga bisa ditempati dan difungsikan. Padahal, masa jabatan Lis-Syahrul akan berakhir 16 Januari ini. Sudah puluhan miliar uang negara habis untuk bangun rumah dinas tersebut.

Padahal kontrak pembangunan telah berakhir pada 2012 silam. Sampai Selasa (9/1) pembangunan rumah dinas tersebut belum sepenuhnya selesai. Tahun 2015 lalu, Pemko kembali menganggarkan Rp 4,7 miliar. Tahun 2017 lalu, kembali dianggarkan Rp 1,9 miliar untuk untuk pembuatan pagar di rumah dinas tersebut.

Belum ditempati rumah dinas tersebut jadi sorotan anggota DPRD Tanjungpinang. Dewan Kota Tanjungpinang sudah dua kali mengirim surat ke Pemko Tanjungpinang. Intinya, Dewan mempertanyakan kepada Pemko Tanjungpinang, kenapa belum selesainya pengerjaan empat rumah dinas tersebut.

Baca Juga :  Mutasi Perwira sebelum Jadi Pamen Bareskrim

”Kita sudah beberapa kali menyurati Pemko Tanjungpinang. Secara resmi dua kali. Tapi, dalam rapat sering kali kita sampaikan ke Pemko Tanjungpinang, untuk segera menyelesaikan empat rumah dinas tersebut. Tapi akhir jabatan Pak Wako dan Wawako belum juga diresmikan atau ditempati,” kata Ade Angga, Wakil Ketua Dewan Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (9/1).

Angga menyayangkan, kalau tersebut sudah lama mangrak dan dibiarkan begitu saja. Pembangunan rumah dinas tersebut, sejak zaman Walikota Tanjungpinang, Hj Suryatati A Manan.

Karena pembangunan empat rumah dinas tersebut, sudah banyak menelan anggaran cukup besar. Hanya saja, ia tidak menjelaskan lebih rinci anggaran yang dikucurkan ke empat rumah dinas tersebut.

Baca Juga :  Tim Mahkamah Agung Tinjau PN

”Tahun ini (2018, red) dianggarkan lagi. Cuman saya kurang tau. Coba langsung tanya ke Pemko Tanjungpinang, langsung,” ucap dia.

Intinya, ia meminta dan berharap Pemko Tanjungpinang untuk segera menyelesaikan pembangunan empat rumah dinas tersebut. Supaya empat rumah dinas tersebut, segera ditempatkan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, serta unsur pimpinan Dewan Kota Tanjungpinang, yaitu Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kota Tanjungpinang. ”Sayangkan kalau tidak ditempati rumah dinas itu,” sebut dia.

Terpisah, Sekda Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan, kalau sudah selesai rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota serta pimpinan Dewan Kota Tanjungpinang, tidak jadi masalah. Sebelum ditempati, ia akan mengecek rumah dinas tersebut.

Baca Juga :  Wako Resmikan Rumah Singgah di Jakarta

”Dulukan kita bangun pagar, akses jalan masuk ke rumah dinas itu. Nanti, kita cek dulu ya. Apa masih ada yang kurang atau tidak,” singkat Riono.

Padahal, rumah dinas dibangun dari uang pajak masyarakat untuk ditempati Wako/Wawako dan Ketua DPRD dan wakilnya. Meskipun wakil DPRD ada dua, namun rumah dinas hanya dibangun dua saja, untuk Ketua DPRD Tanjungpinang dan Wakil I DPRD Tanjungpinang. Sedangkan Wakil DPRD II tidak menerima rumah dinas.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here