Rumah Jabatan Minta Segera Diselesaikan

0
731
MEGAH: Rumah jabatan unsur pimpinan DPRD Kota Tanmjungpinang berdiri megah di kawasan Kampung Bugis. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Rumah dinas jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terletak di Jalan Senggarang lama belum dapat digunakan. Begitu juga dengan rumah jabatan pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang di Jalan Kampung Bugis. Pantauan dilapangan rumah jabatan didua komplek masih tahap pengerjaan.

Di kawasan rumah jabatan unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang, pengerjaan jalan dan di kawasan rumah jabatan wali kota dan wakilnya, landscape seperti pagar dan lainnya. Bangunan sudah berdiri megah, namun belum bisa digunakan tahun ini. Khusus untuk unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang, interiornya belum ada.

Menaggapi ini, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, menuturkan, telah dua kali melayangkan surat agar rumah jabatan itu segera diselesaikan. Ia meminta agar minimal di APBD 2018 dapat dialokasikan anggaran penyelesaikan pekerjaan tersebut.

Baca Juga :  Warga Tanjung Ayun Sakti Dapat Prona

”Saya sudah dua kali berikan surat terkait permintaan peneyelesaikan rumah jabatan. Kita harapankan 2018 bisa dialokasikan anggarannya. Tidak perlu mewah meski sederhana namun layak huni akan ditempati,’ ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Tanjungpinang, Suparno yang setuju jika rumah jabatan segera diselesaikan. ”Saya setuju jika rumah jabatan segera diselesaikan, bila anggaran memungkinkan diselesaikan di 2018,” paparnya singkat.

Saat disinggung, tidak menyelesaikan karena kawasan rumah jauh dari keramaian, menurutnya tidak. Bila ada kegiatan atau tamu, ia juga masih bisa tinggal di rumah pribadi miliknya. Pemko melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang di 2016 dan 2016 mengalokasikan anggaran beberapa pekerjaan di rumah jabatan.
Hanya saja tidak menyeluruh sampai selesai..

Baca Juga :  PT Angkasa Pura II Gelar Monitoring Lebaran

Banyak masyarakat tak percaya jika pengerjaan tidak dilaksanakan karena anggaran. Sebab, beberapa proyek besar tetap bisa dilaksanakan. Selama ini banyak masyarakat sudah menanyakan apa penyebab rumah dinas tersebut tidak diselesaikan.

Diketahui proyek itu sudah lama dibangun bahkan sejak zaman pemerintahan wali kota sebelumnya, Suryatati A Manan sampai masa pemerintahan sekarang, Lis Darmansyah beserta wakilnya Syahrul. ”Saya heran kalau belum selesai, ini sama saja pembaziran karena anggaran untuk membangun yang sekarang tak sedikit,” paparnya.

Warga berharap Pemko segera menyelesaikan, minimal tahun depan bisa digunakan unsur pimpinan. Diharapakan dapat membawa dampak bagi lingkungan. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here