Rumah Nelayan Hampir Selesai

0
116
PERUMAHAN untuk nelayan yang berada di Desa Ceruk akan segera selesai dan siap huni. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

Perumahan nelayan yang dibangun Pemerintah Pusat sejak tahun 2017 lalu di Kampung Padang Pasir, Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut kini hampir selesai. Perumahan ini disebut akan akan banyak mendatangkan solusi.

NATUNA – Perumahan itu dibangun di atas lahan sekitar 2 hektare dengan total bangunan sebanyak 50 unit dan akan dihuni oleh 100 orang Kepala Keluarga (KK) karena dalam satu unit bangunan terdapat dua rumah.

Sahe (50), Warga Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut mengapresiasi langkah pemerintah yang telah banyak memberikan kesejahteraan kepada nelayan Natuna.

”Saya walaupun bukan nelayan, senang sekali melihat kegiatan pemerintah ini. Bu Menteri Susi memang perhatian sekali sama nelayan,” kata Sahe di Ceruk, Senin (15/10).

Sesuai rencana, perumahan yang berderet memanjang dari arah barat ke timur itu akan diisi oleh warga yang berasal dari tujuh desa dan diutamakan bagi mereka yang belum memiliki rumah meskipun ia bukan nelayan aktif.

Pemerintah sudah mulai mendata warga di seluruh desa, yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut yakni Desa Limau Manis, Desa Ceruk, Desa Tanjung, Desa Kelanga dan Desa Selemam, Desa Kelanga Serta Desa Pengadah.

”Rumah ini benar-benar akan jadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkannya,” ujar Sahe.

Rumah itu bukan untuk menjadi hak milik penghuninya, akan tetapi untuk dipakai sementara hingga penghuninya mampu membuat rumah sendiri.

”Walaupun begitu, tapi itu sudah sangat membantu masyarakat. Kita senang sekali melihatnya,” tuntas Sahe.

Rumah itu dibangun tepat di pinggir jalan dengan dominasi warana oranye. Terpantau, pekerja sedang menyelesaikan bagian luar dan halaman serta drainase kawasan perumahan.

Bahkan, kini nelayan telah banyak menerima manfaat dari pemerintah selain sarana dan prasarana yakni bantuan administratif dan tunjangan keselamatan kerja.

Bantuan yang dimaksud, yakni Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) dengan nilai Rp175 ribu untuk setiap nelayan dan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here