Rumah Nyaris Ambruk, Tak Dibantu Dinsos

0
590
ANGGOTA DPRD Tanjungpinang Petrus M Sitohang saat meninjau rumah keluarga Thomas di Kelurahan Tanjungunggat, baru-baru ini.f-istimewa

TANJUNGPINANG – Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M Sitohang meminta Dinas Sosial Pemprov Kepri atau Pemko Tanjungpinang untuk membantu merehab rumah warga yang kurang mampu keluarga Thomas Hadameon Simanjuntak dan istrinya Naunur Siregar Sormin.

Petrus sendiri sangat prihatin melihat kondisi keluarga yang tidak memiliki penghasilan menetap itu di RT2-RW5 No.11 Kelurahan Tanjungunggat, Kecamatan Bukit Bestari Jln.Kayu Ara Pangkalan AL.

Saat meninjau rumah tersebut, Petrus sempat melihat semua sudut rumah yang kondisinya sangat mengkhawatirkan karena bisa ambruk setiap saat ke laut.

Pantauan Petrus di rumah itu, papan rumah sebagian sudah jatuh ke laut dan belum diperbaiki lantaran keluarga Thomas belum ada uang. Lantai papan itu dipasang karpet dan sudah rusak-rusak serta belum diganti. Di dalam rumah tersebut hanya berdindingkan triplek tipis dan tidak ada plafon.

Baca Juga :  Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Hanya di STAI

Kemudian, jendelanya juga dipasang seadanya dan sebagian diikat dengan tali rapiah agar tidak jatuh. Rumah itu benar-benar membuat miris di tengah perkembangan kota yang begitu cepat maju ini.

Thomas sendiri, kata Petrus, tidak berdaya saat ini sejak kecelakaan menimpanya. Adapun anak-anak Thomas sudah dewasa, namun belum bisa membantunya.

”Pak Thomas memiliki seorang isteri dan tiga orang anak yang sudah dewasa. Pak Thomas adalah pengemudi ojek di Tanjungpinang tetapi mengalami kecelakaan tiga bulan lalu yang mengakibatkan dia sekarang berbaring dirawat di rumah kerabat dan tidak bisa lagi bekerja,” jelas Petrus, kemarin.

Baca Juga :  Fokus Infrastruktur, RPJMD Direvisi

”Karena itu, saya berharap Dinsos Pemprov Kepri dan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang memberi bantuan untuk keluarga ini memperbaiki rumahnya. Karena keluarga Thomas saat ini tidak mempunya penghasilan yang tetap sejak mengalami kecelakaan,” tambahnya.

Dijelaskannya, karena kondisi rumah itu sangat buruk dan tidak layak dihuni, Thomas harus dirawat di rumah kerabatna. Keluarga khawatir keselamatan Thomas terancam apabila tetap dirawat di rumah itu karena takut ambruk.

Sebab, kondisi rumah mereka saat ini sudah sangat buruk dan tiang penyangga dari kayu itu sudah keropos dan membusuk karena air laut. Papan lantai rumah itu sudah banyak yang lapuk dan ambrol ke laut.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Pengusaha Investasi di Kepri

Sementara istrinya hanya ibu rumah tangga biasa yang tidak mempunyai pekerjaan. Sekarang istrinya menjaga cucu dari anaknya yang sudah menikah.

Kepada Petrus Sitohang, Thomas mengaku sudah mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sejak beberapa tahun lalu tapi belum disetujui. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here