Rumah Singgah Istana Kota Lama Rusak Parah

0
119
Rumah singgah untuk wisatawan yang berkunjung ke Istana Kota Lama kini kondisinya rusak parah.

TANJUNGPINANG – Tiga rumah singgah di kawasan objek wisata Istana Kota Lama di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota tidak dirawat. Kondisinya kini memprihatinkan. Pemerintah Kota Tanjungpinang membiarkan rumah singgah dimakan rayap, padahal sudah ratusan juta uang rakyat habis untuk membangun rumah singgah ini.

Rumah singgah dibangun agar pengunjung yang datang ke objek wisata Kota Rebah Sungai Carang, bisa beristirahat bersama keluarganya saat mengunjungi lokasi ini. Hampir seluruh tiang rumah dan plafon dimakan rayap. Atapnya bolong-bolong dan tidak terawat sama sekali.

Pantauan Tanjungpinang Pos, Senin (25/3), tidak hanya tiga rumah singgah yang rusak parah, fasilitas lainnya juga sudah tidak layak digunakan hingga tidak berfungsi dan keberadaaanya bikin semak Istana Kota Lama. Seperti pendopo sampai dengan toilet umum.

Budiman, salah warga Kota Tanjungpinang saat mengunjungi Istana Kota Lama, mengaku perihatin melihat kondisi Istana Kota Lama saat ini. Karena tidak adanya dari pemerintah terhadap objek wisata di Kota Tanjungpinang, salah satunya Istana Kota Lama.

”Kenapa dibiarkan begini saja. Cobalah rumah itu dijaga hingga dirawat. Sehingga seperti kita ini sebagai pengunjung bisa memanfaatkan rumah tersebut. Ini tidak, dibiarkan sampai rusak parah,” ucap Budiman.

Selama dirinya berada di Istana Kota Lama, belum ada jumpa dengan petugas yang jaga di Istana Kota Lama.

”Tidak ada saya jumpa petugasnya. Katanya ada petugas yang jaga. Tapi, tidak satupun yang saya lihat. Cuman, bapak sana yang sedang mengerajakan apa itu, saya kurang tahu,” terang dia.

Ia berharap, pemerintah untuk serius merawat hingga membenahi Istana Kota Lama ini. Karena Istana Kota Lama salah satu objek wisata yang dimiliki Kota Tanjungpinang.

”Saya yakin, kalau dirawat dengan benar, pasti ramai orang datang hinbgga berkunjung di Istana Kota Lama ini. Karena tempatnya luas dan adem. Pas bangetlah buat liburan bersama keluarga,” sebut dia.

Pelakasana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Syafaruddin membenarkan, kalau fasilitas berada di kawasan Istana Kota Lama sudah pada rusak.

Seperti rumah singgah, pendopo sampai dengan fasilitas di toilet umum berada di kawasan Istana Kota Lama.

”Memang ada yang rusak,” ucap Syafaruddin.

Syafaruddin mengatakan, rusak bangunan berada di kawasan Istana Kota Lama dikarenakan dimakan rayap. Pasalnya, semua bangunan, seperti rumah singgah sampai dengan pendopo menggunakan bahan baku kayu.

Jadi, mudah rayap menggerogoti bangunan tersebut.

”Rayap, kita tidak bisa atasi,” terang dia.

Kata dia, pihaknya tidak ada anggaran perawatan bangunan berada di kawasan Istana Kota Lama di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 ini.

Jadi, pihaknya tidak bisa melakukan perawatan bangunan tersebut. Untuk saat ini, pihaknya hanya bisa inventarisir fasilitas yang sudah mengalami kerusakan.

Mulai dari rumah singgah, pendopo hingga fasilitas lainnya. ”Rencananya, kita akan ajukan di APBD Perubahan nanti,” sebut dia.

Sambung dia, tidak ada niat sama sekali pemerintah membiarkan bangunan tersebut rusak. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here