Rumah Warga Teluk Keriting Dicat Warna Warni

0
667
BERMAIN: Pelajar yang tinggal di kawasan Teluk Keriting saat berenang di laut Teluk Keriting. f-Adly Hanani/Tanjungpinang Pos

Pemerintah Pemprov Kepri pada tahun ini memfokuskan penataan pada kawasan pesisir sebagai ujung tombak rekonstruksi wilayah kumuh menjadi daerah yang layak huni.

Tanjungpinang – Kawasan pemukiman penduduk Teluk Keriting akan disulap jadi pusat wisata Kampung Kite. Proses pengembangan untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara.

Kampung wisata tersebut menyuguhkan potensi wisata bahari, budaya dan pariwisata sun set termasuk pandainya.

Gubernur Kepri HM Nurdin Basirun sudah perintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov, mulai 2017 ini, harus mewujudkan Teluk Keriting jadi kampung wisata.

Harus dibangun sarana dan prasana yang diperlukan untuk mendukung wisata mancanegara.

”Nanti Teluk Keriting akan dikunjungi banyak turis mancanegara,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Bahrum, kemarin.

Menurutnya, Gubernur Kepri menata kawasan Teluk Keriting sebagai wujud mendukung pembangunan di wilayah Ibu Kota Provinsi, Tanjungpinang.

”Pak gubernur sengaja memerintahkan saya, dan pak Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abu Bakar untuk membangun kawasan itu. Mulai tahun ini, kawasan itu akan diperindah, dipercantik dan seluruh bangun rumahnya akan di cat warna warni. Kawasan pemukimannya di tata rapi. Sekarang ini sedang proses pendataan warga,” terangnya.

Tidak hanya rumah penduduknya akan diberi bantuan gratis oleh provinsi, mantan pejabat Pemko Batam itu pun menegaskan nanti kebutuhan sosial bahkan persoalan pendidikan di kawasan itu pun akan sepenuhnya dibantu Pemprov Kepri.

”Misalnya ketika ada anak pelajar tinggal di tempat itu, nanti pemerintah akan memberikan beasiswa gratis. Bahkan masyarakatnya butuh pompong atau alat tangkap nelayan lainnya, kita alokasikan. Karena, perintah Pak Gub, seluruh Kadis kompak membangun Teluk Keriting,” bebernya.

”Bahkan Pak Gubernur pun sudah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional untuk menggratiskan warga setempat mengurus sertifikat tanah,” timpalnya

Niat gubernur membangun, Teluk Keriting mulai tahun ini salah satu karena kawasan itu letaknya tepat di depan pintu masuk Provinsi Kepri.

Jadi nanti, sambung Syamsul, ketika Teluk Keriting selesai dibangun dan wilayahnya dipercantik, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan luar Kepri. Karena akan terlihat indah dari tengah laut ketika pengunjung yang baru menginjak Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

”Kita ingin Kepri punya ikon pariwisata baru,” tukasnya demikian. Salah satu warga Teluk Keriting Uly menceritakan kalau Pemprov Kepri sudah mengeluarkan surat pemberitahuan. Surat pemberitahuan tersebut, justru saat ini sudah dihentikan sementara lantaran masyarakat sekitar mempertanyakan tujuan dan konvensasi yang jelas dari Pemprov Kepri.

”Masyarakat diminta untuk mengisi formulir sekaligus dimintai kartu tanda penduduk. Hanya saja, masih banyak kejanggalan, yang dirasakan masyarakat misalnya isi surat pemberitahuan itu. Serta koordinasi dan sosialisasi dengan pejabat Pemko sampai hari ini tidak ada. Jadi, warga masih belum sepenuhnya kompak,” beber Uly demikian.(Suhardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here