Runway Bandara Letung Ditambah 400 Meter Lagi

0
456
BANDARA: Bandar Udara (Bandara) Letung yang telah digunakan, dan direncanakan akan menambah panjang runway. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Anambas – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Anambas melalui Dinas Perhubungan (Dishub), telah menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan seluas 5 hektare bagi perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Letung. Anggarannya sekitar Rp 815 juta.

Panjang yang akan ditambah untuk runway mencapai 400 meter dan yang telah tersedia saat ini sekitar 1.200 meter. Artinya, dengan adanya penambahan perpanjangan runway, bandara tersebut bisa ditingkatkan statusnya menjadi bandara nasional.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Nurman mengatakan, pemerintah daerah tetap konsen terhadap pembangunan Bandara Letung itu. Pemda akan terus menggesa pelaksanaan pembangunannya kepada pemerintah pusat.

”Anggaran untuk pembebasan lahan sebanyak 400 meter sudah disediakan, untuk pelaksana pekerjaannya akan diajukan kepemerintah pusat tentunya,” ungkap Nurman, Minggu (29/1).

Ia menjelaskan, dengan penambahan 400 meter menjadi 1.600 meter, diprediksi tahun berikutnya pesawat jenis ATR 72 bisa mendarat. Untuk teknis pembebasan lahan, akan ditentukan oleh Tim Apresial.

Pemkab hanya pemberi anggaran, kepada pemilik lahan, setelah tim apresial menentukan nilai harga tanah per meternya.

”Kita akan sertakan tim apresial sebagai penilai harga tanah tersebut. Anggaran untuk itu sudah kita sediakan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan penerbangan di Bandara Letung sudah terhenti, sebab pihak maskapai masih mengikuti proses lelang di kementerian. Pada prinsipnya pemda akan berupaya untuk pelaksanaan pembangunan Bandara Letung ke depannya lebih baik, sebab bandara itu milik pemerintah daerah juga.

”Oh ya saat ini masih proses lelang dan kita tunggu saja informasi dari Kementerian Perhubungan tentunya,” tukasnya.

Kepala Satuan Pelaksana Bandara Letung Ariadi mengatakan, pihaknya sudah membuka akses seluas-luasnya kepada maskapai untuk melakukan penerbangan ke Bandara Letung. Namun, belum ada penawaran dari pihak maskapai. Untuk maskapai Susi Air sudah berhenti, karena masa kontrak dengan pemerintah pusat telah habis dan perlu dilakukan proses lelang kembali.

Ia juga tidak bisa memastikan maskapai apa yang akan melayani penerbangan bagi Bandara Letung ke depannya. Proses lelang yang dilakukan oleh pihak Kementerian Perhubungan bukan hanya untuk Anambas saja, namun untuk seluruh penerbangan di Indonesia.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here