Rutan Bina 43 Orang Tahan Korupsi

0
36
Warga binaan sedang menggunakan fasilitas telepon di Rutan Tanjungpinang. f-raymon/tanjungpinang pos

Kasus korupsi di Provinsi Kepri cukup tinggi. Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Tanjungpinang menampung 43 orang warga binaan dari kasus korupsi.

TANJUNGPINANG – Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Fajar mengatakan, untuk jumlah warga binaan di Rutan Tanjungpinang saat ini sebanyak 346 orang. Diantaranya, ada 43 orang merupakan dugaan kasus korupsi dan sisanya kasus pidana umum.

”Dari 346 warga binaan ada 43 warga binaan korupsi,” katanya Kamis (6/12).

Fajar menyebutkan, dari seejumlah tahanan korupsi termasuk tahanan berbagai kasus tindak pidana umum lainya telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Mereka juga telah mendapatkan hukuman tetap dari Majels Hakim.

”Ada yang sudah putus dan ada yang banding atas putusan dari pengadilan,” sebutnya.

Lanjutnya, untuk tahanan korupsi dengan tahanan pidana umum seperti narkotika, pencabulan, pencurian itu dipisahkan dikarenakan program Dirjen pas revitalisasi sudah harus terpisahkan.

Mulai dari medium security, higth security dan low security. ”Yang terbaru kasus korupsi ada 8 orang dari Kejati Kepri, tetap kita perlakukan sama dengan warga binaan yang lain,” jelasnya.

Fajar menuturkan, untuk menjaga keamanan di Rutan Tanjungpinang, pihak sering melakukan razia pemeriksaan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti narkoba.

”Alhamdulillah, sejauh ini belum ada di temukan di Rutan, setiap pengunjung yang datang kita periksa barang bawaan mereka untuk mencegah masukknya narkoba,” ujarnya. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here