Rute Korsel-Batam Mesti Dipermanenkan

0
322
Bandara Internasional Hangnadim, Batam. f-istimewa

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menilai, potensi wisman dari Korea Selatan (Korsel) cukup besar untuk masuk Batam. BP juga terus menjalin komunikasi dengan agen perjalanan wisata dari Korsel. Awal Februari direncanakan agen perjalanan Korsel akan berkunjung dan bermain golf, mengunjungi mal dan lainnya. Nantinya, agen perjalan wisata itu yang mempromosikan dan mendatangan wisman Korsel.

Menurut Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Internasional Hang Nadim Batam Suwarso, Selasa (30/1) tim agen wisata Korsel tersebut juga akan meninjau langsung fasilitas bandara dan pelabuhan. Penerbangan Batam – Busan sendiri masih berlangsung sampai akhir Februari mendatang, dengan jadwal dua kali dalam seminggu dengan membawa rata-rata sekitar 175 penumpang setiap penerbangan.

”Mereka (tim agen wisata Korsel) cukup puas dengan fasilitas yang ada. Mereka juga berkeinginan penerbangan Batam – Busan ini dipermanenkan,” kata Suwarso,

Pihaknya diakui, masih akan melakukan koordinasi dengan Custom, Immigration, Quarantine (CIQ) agar kedatangan dan keberangkatan WN Korsel bisa berjalan lancar. Meskipun selama ini tidak ada masalah, pihaknya akan meningkatkan kerjasama.

”Ketakutan dari awal sebenarnya memang terkait dengan CIQ itu, tapi alhamdulillah sejuah ini sangat lancar. Tidak ada kendala di lapangan,” jelasnya.

Dengan adanya penerbangan langsung Batam ke Korea Selatan diharapkan juga dapat menjadi pertimbangan negara-negara lainnya untuk membuka penerbangan di Batam. Sehingga para wisman bisa langsung datang ke Batam tanpa harus melalui Singapura ataupun Malaysia.

Selain, Korsel sebelumnya juga ada pernebangan langsung Batam-China, hanya saja saat ini belm ada kelanjutannya. Pasalnya, memang programnya hanya sampai Desember 2017 lalu. Rencananya penerbangan tersebut akan dilaksanakan kembali oleh maskapai penerbangan Citilink. Tapi masih menunggu progres karena agen wisata China masih mencari destinasi yang menarik untuk di Batam.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan, pihaknya memang akan fokus dalam pengembangan pariwisata, ada enam jenis pariwisata utama yang akan dikembangkan. Diantaranya adalah wisata kuliner dan belanja, wisata budaya dan sejarah, wisata alam dan ekowisata, wisata olahraga dan rekreasi, wisata kesehatan dan kebugaran dan wisata konvensi, insentif, pameran dan event.

”Kita harap, pengembangan wisata, akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus memperluas terciptanya peluang kerja baru,” harap Bambang.

Diakui, pihaknya akan dapat mendorong peningkatan investasi Batam melalui sektor pariwisata dan menciptakan dan mengembangkan peluang usaha. Potens alam yang dimiliki Batam juga sangat layak untuk bersaing dengan daerah parisisata lainnya.

”Artinya sangat banyak potens wisata kita yang bisa dikembangkan untuk bisa menari minat kunjungan wisman ke Batam,” kata Bambang.

Untuk wisata kuliner dan belanja, BP Batam akan membuat program pariwisata di pusat perbelanjaan sehingga menjadikan tujuan wisata. Bentuk programnya antara lain Great Sale dan Full Day Shopping. Kemudian membuat program kegiatan seni dan budaya di pusat perbelanjaan dan menata pasar tradisional sehingga punya konsep menarik untuk dijadikan destinasi wisata

Sedangkan contoh untuk wisata alam dan ekowisata, BP Batam akan mengembangkan destinasi wisata di laut dan pantai serta waduk. Kebun dan hutan juga akan dimanfaatkan. Untuk di laut, BP Batam akan menata dan melengkapi sarana dan prasarana umum sekaligus memperbaiki pengelolaannya.”Dan menginventarisasi potensi pantai baik yang telah menjadi tujuan wisata maupun yang masih belum terjamah.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here