Saatnya Bangkitkan SSB Bersama PSTS

0
374
Khairul

Tanjungpinang – SELEKSI pemain U-24 di Kota Tanjungpinang, Sabtu (25/2) lalu, menjadi gambaran prestasi sepak bola untuk menuju liga nusantara, yang bakal diikuti PSTS Tanjungpinang.

Mantan pemain PSTS Tanjungpinang berharap, saat ini masanya membangkitkan Sekolah Sepak Bola (SSB) atau pembinaan pemain kelompok umur, bersama Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS).

Khairul alias Irul mengatakan, semua insan sepak bola bisa melihat seperti apa kualitas pemain muda di Tanjungpinang, yang mengikuti seleksi pemain untuk masuk klub divisi utama (Liga 2) Indonesia, di stadion Sulaiman Abdullah, Sabtu lalu.

Itu adalah gambaran nyata sepak bola Tanjungpinang sekarang. Kualitas pemain usia muda sekarang berbeda di zaman PSTS masa lampau.

”Tapi, ini menjadi catatan penting bagi kita di Tanjungpinang. Saatnya tugas kita membangkitkan SSB bersama PSTS. Sebaiknya PSTS menjalankan pembinaan kelompok umur, mulai dari U-8, U10, U-12, U-14, U-16 sampai dengan pemain senior. Itu, kalau kita mau memajukan prestasi sepak bola di kota Gurindam ini,” ujar Irul, Minggu (26/2) kemarin.

”Tak lepas juga dukungan dari pemko, pengusaha dan semua insan pecinta sepak bola. Termasuk dukungan untuk menciptakan pelatih yang bersertifikat dan profesional. Gulirkan juga kompetisi resmi dan rutin, sehingga ada yang dicapai para pemain,” tambah Khairul.

”Saya mengharapkan ini dari Pak Teddy Jun Askara (TJA), yang baru terpilih sebagai Ketua Umum PSTS,” sambungnya.

Mantan pemain PSTS Raja Asnan juga berpendapat sama. Ia mengatakan, ada beberapa catatan yang harus menjadi perhatian bagi pemain muda. Baik dari sisi disiplin, skill bermain sepak bola, sampai dengan cara bermain sepak bola yang profesional.

”Jangan baru pandai menendang bola, sudah merasa menjadi yang terbaik. Mari kita bangkitkan bersama prestasi sepak bola di Tanjungpinang ini,” tuturnya.

Manajer SSB Karya Muda Bambang mengatakan, semua pihak harus sama-sama introspeksi diri. Masih minim pemain muda dari Tanjungpinang, yang lolos seleksi masuk ke klub divisi utama. Ini adalah motivasi atau cambuk bagi semua insan pecinta sepak bola Tanjungpinang.

”Kalau kita tidak berbuat juga, sampai kapan pun, ya begitu-begitu saja prestasi kita. Jadi, mulai lah kita berbuat dan bangkitkan prestasi sepak bola di Tanjungpinang ini, khususnya,” harap Bambang.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here