Saatnya Jurnalis Maju di Pilkada

0
745

7 Bakal Calon Wali Kota Tanjungpinang Daftar ke Hanura

TANJUNGPINANG – Sangat jarang bahkan tidak pernah kedengaran seorang jurnalis maju di Pilkada Kepri. Kali ini, seorang wartawan senior akan mewarnai Pilkada Tanjungpinang 2018. Adalah Ramon Damora, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, memantapkan langkahnya untuk maju di Pilwako Tanjungpinang 2018.

Sebagai bentuk keseriusannya, Ramon Damora telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon (Balon) Wali Kota Tanjungpinang di Partai Hanura Tanjungpinang, Kamis (20/7) kemarin sore. ”Hari ini, saya dengan sadar dan tanpa paksaan oleh siapapun baik oknum maupun kelompok datang kemari untuk menggunakan hak politik saya sebagai warga negara Indonesia,” ujar Ramon di hadapan panitia pendaftaran.

”Dalam hal ini saya mewakili diri saya sendiri sepenuhnya ingin mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Tanjungpinang pada Pilkada mendatang,” tambah Ramon dengan khidmat. Kedatangan ramon yang langsung dari Kota Batam melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura tersebut disambut hangat oleh beberapa pentolan Partai Hanura serta sejumlah awak media yang sudah menanti kedatangan penulis buku Bulu Mata Susu tersebut.

Dalam sesi wawancara, Ramon yang pernah juga mencipta lagu untuk mendiang Julia Perez tersebut mengatakan bahwa tidak ada yang perlu di istimewakan karena dia hanya menggunakan hak berpolitik sebagaimana yang sudah diamanahkan di dalam undang-undang. ”18 tahun saya menjalani dan mencintai profesi saya sebagai wartawan, tetapi hampir selama itu juga pena-pena kita senantiasa tumpul di hadapan birokrasi. Mau sampai kapan kita hanya berdiri di tepi? Inilah saatnya kita harus masuk dan menjadi bagian dalam birokrasi tersebut demi kemaslahatan masyarakat banyak,” bebernya ketika ditanya alasan mendasar dirinya maju menjadi balon Wali Kota Tanjungpinang.
Sebelumnya, Ramon sudah menyebarkan surat terbuka di laman maya yang tersebar melalui grup-grup jurnalis dan pewarta tentang hasratnya untuk maju dalam kancah Pilkada.

Baca Juga :  Mahasiswa STAI MU dan STAIN SAR Donor Darah

Isi surat terbuka tersebut tidak hanya meminta restu, namun juga membuka pandangan baru bagi segenap insan pers tentang pandangan Ramon terhadap dunia birokrasi. Ketua DPC Hanura, Rona Andaka mengucapkan terimakasih atas kesediaan Ramon untuk menjadi bagian dalam iklim Pilkada. Dia menilai upaya Ramon tersebut akan memberi warna spesial dalam pemilihan mendatang. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Hanura, Dicky Kurnia Putra yang menegaskan bahwa Ramon baru sah dinyatakan mendaftar ketika sudah mengembalikan formulir.

”Batas pengembalian formulir hingga tanggal 31 Juli pukul 17.00 WIB, ketika dalam kurun waktu tersebut saudara Ramon mengembalikan formulir, maka sahlah dirinya dinyatakan mendaftar,” terang Dicky yang menyebutkan ada 15 rangkap berkas yang harus dipatuhi Ramon sebagai bahan acuan pemeriksaan oleh tim yang ditunjuk Hanura.

Surat Terbuka Ramon Damora
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Salam Sejahtera

Rekan-rekan jurnalis, senasib sepenanggungan. Saya memohon doa restu rekan-rekan semua. Izinkan saya mewakili rekan-rekan menggunakan hak berpolitik seorang warga negara untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kota Tanjungpinang.

Saya sadar, saya bukan siapa-siapa. Saya tahu diri, tak bergelimang materi. Tapi saya tidak pernah miskin. Hampir 18 tahun mengabdi sebagai wartawan, Tuhan menganugerahi saya harta terindah: persaudaraan sejati sesama insan pewarta.
Ketika pena tajam yang kita miliki selalu dipandang tumpul di meja-meja birokrasi pemerintahan negeri ini, kita tak pernah mudah menyerah.
Energi kebersamaan di lapangan, tawa dan tangis kita yang pecah di bilik-bilik sunyi ruang redaksi, membuat kita selalu percaya, bahwa doa dan harapan rakyat senantiasa terbersit dalam tiap-tiap huruf yang kita tulis.

Ketika para pejabat lebih senang kalau kita membungkuk-bungkuk, kita tahu kita tak mudah takluk. Ketika begitu gampang mereka menistakan kita, di saat kepentingan pribadi dan golongannya buntu, lantas teriak menuding-nuding kita salah kutip, jangan disangka marwah profesi ini bakal luntur seketika.
Ketika kita hanya dianggap semut-semut hitam dekil yang berebut remah-remah kecil pembangunan, ketika kita disepelekan lagi dan lagi sebagai sekadar kaum barbar yang lapar, ketika kita sama kita diadu domba demi mengenyangkan lambung dan lumbung syahwat berkuasa mereka, saya berazam: stop! Ini harus segera dihentikan.

Lewat kemuliaan sebatang pena, tersuruk dan menyuruk ke semua ceruk airmata masyarakat, menjangkau sepenuh cinta suara derita mereka, tanpa protokoler dan iring-iringan voorijder, kita sebenarnya lebih tahu apa yang harus dilakukan negeri ini. Tapi dipandang tak pernah berarti.
Saatnya bersatu. Merapatkan barisan. Kita bukan benalu. Kita wartawan.
Izinkan aku menjadi pelayanmu, Saudaraku…
Merdeka!
Ramon Damora

Banyak Mendaftar Balon Wako-Cawako
Hingga, Kamis (20/7), sudah tujuh balon Wali Kota Tanjungpinang yang mendaftar ke Partai Hanura dan satu balon wawako. Yang pertama mendaftar adalah Ketua Gapensi Provinsi Kepri, Andi Cori Fatahuddin, Rabu (12/7). Bahkan, Andi Cori langsung mendaftar bersama wakilnya Basyaruddin Idris alias Oom. Kemudian, tanggal 15 Juli, juga mendaftar H Alipman Ali Hans SE MM sebagai balon Cawako Tanjungpinang. Kemudian sudah mendaftar juga kandidat lain yakni, Ade Angga, Ing Iskandar, Lis Darmansyah, Ramon Damora, Andi Anhar Chalid.

Baca Juga :  Rp65,13 Miliar THR 240 Satker Dicairkan

Dari tujuh balon Wawako ini, ada empat orang yang perorangan alias non partai politik. Tiga orang lainnya yakni Ade Angga, Lis Darmansyah dan Ing Iskandar adalah kader partai politik berbeda. Ade Angga merupakan politisi Golkar, Lis Ramansyah adalah politisi PDI Perjuangan dan Ing Iskandar politisi PKS. Syahrul juga ambil formulir Cawawako.

Pengambilan formulir pendaftaran terakhir di Partai Hanura DPC Tanjungpinang adalah, Kamis kemarin. Andi Cori mengatakan, dirinya akan didampingi Basyaruddin Idris sebagai calon Wawako Tanjungpinang kerana kalangan muda menginginkan ia didampingi Oom. Ade Angga membenarkan dirinya juga mengambil formulir pendaftaran dari Partai Hanura. Ing Iskandar sendiri siap bertarung di Pilwako Nanti. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri ini mengambil formulir pendaftaran balon Walikota (Cawako) Tanjungpinang lewat penjaringan Partai Hanura, Kamis (20/7) kemarin.

Baca Juga :  Wapres Janji, Guru K2 Jadi CPNS

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kepri ini, datang tanpa didampingi pengurus partai ke markas DPC Hanura bertekat untuk bertanding melawan bakal calon (Balon) lainnya yang maju Pilkada Tanjungpinang 2018 mendatang. ”Pada 2015 lalu saya pernah ditawarkan, untuk maju di Karimun. Saya merasa sudah siap, saya pikir membangunan Kepri itu memang awalnya harus dari Tanjungpinang,” ujarnya kepada wartawan.

Sambungnya, siapapun yang ingin jadi Wali Kota harus punya kesiapan, baik dari tiket menjadi persyaratan 6 kursi, lalu biaya maupun komunikasi antarsesama masyarakat. ”Kesiapan saya saat ini, saya sudah mencanangkan program yang diberi nama Kopi O (Kota Tanjungpinang, Orang). Yang mana menjadikan orangnya beragama, berbudaya, bahagia, sejahtera, serta cerdas dan sehat,” tutupnya. (ais/bas/dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here