Sabu 1,2 Kg Dijahit di Tas

0
366
Pejabat BNNP Kepri menunjukan barang bukti narkoba yang baru terungkap.. f-istimewa

BATAM – Sehari setelah Polda Kepri mengungkap tangkapan sabu seberat 66 kg, kali ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri (BNNP), mengungkap tangkapannnya. BNNP Kepri setelah menangkap M (27), yang terbukti kedapatan membawa sabu seberat 1.208 kilo gram (Kg) yang di simpan dalam tas dan kemudian dijahit. Barang haram itu diseludupkan dari Batam menuju Palembang.

Menurut Kabid Berantas BNNP Kepri Brigjen Richad M Nainggolan, kejadian terungkap saat petugas BNNP, Sabtu (27/1) mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada narkoba jenis sabu yang akan diselundupkan dari Batam menuju Palembang. Petugas BNNP Kepri kemudian melakukan penyelidikan.

”Saat dilakukan penyelidikan, ditemukan seorang yang dicurigai membawa sabu tersebut. Kemudian sekira pukul 17.30 Wib di pinggir jalan depan Perumahan Bida Asri I, Batam, petugas BNNP melakukan penggeledahan,” ceritanya.

Saat dilakukan penggeledahan tersebut, kata Richad, untuk mengelabuhi petugas, pelaku memasukan sabu ke dalam map dan dijahit di dalam tas. ”Modus yang dilakukan pelaku, sabu disembunyikan dalam sebuah ordner atau map tebal untuk menyimpan surat-surat, kemudian ordner yang sudah terdapat sabu tersebut dimasukkan ke dalam rongga tas dan dijahit kembali,” ungkap Richad.

Dari introgasi terhadap tersangka diketahui sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia dan dibawa oleh tersangka TN (DPO) dan tersangka S (DPO) dan diserahkan ke M yang akan mengantarkan ke MA (DPO) di Palembang. Sementara itu untuk pengendali M adalah saudara N (DPO) yang berada di Aceh. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here