Sabu Disimpan di Sepatu dan Selangkangan

0
398
TERSANGKA Feri dan barang bukti yang diamankan petugas.f-martua/tanjungpinang pos

Petugas Bandara Hang Nadim Dan BNN Kepri Tangkap Pembawa Narkoba

Sudah berkali-kali ditangkap pembawa sabu-sabu di Bandara Hang Nadim Batam, tapi pelaku lain tetap saja masih nekat. Meski dengan berbagai cara dilakukan, namun aksi pelaku tetap diketahui juga.

BATAM – Petugas Aviantion Security (Avsec) Bandara Internasional Hang Nadim Batam tetap siaga dan memantau gerak-gerik calon penumpang yang mencurigakan.

Hal itu juga yang akhirnya membuat mereka berhasil mengamankan pria bernama Feri Fadhli (30) karena membawa sabu seberat 484 gram di sepatu dan selangkangannya.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, mengungkapkan, pada Sabtu (20/4) lalu, pihaknya mengamankan Feri Fadhli setelah petugas mencurigai gerak geriknya ketika hendak melewati x-ray bandara.

Feri merupakan calon penumpang maskapai Lion Air dengan penerbangan tujuan Kualanamu, Medan Sumut.

”Dia calon penumpang asal Lancok, Aceh. Dia akan ikut penerbangan pada pukul 16.35 WIB, sesuai boarding pass yang dipegangnya,” kata Suwarso.

Baca Juga :  Ketua LAM Kepri Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan

Melihat cara jalannya aneh dan wajahnya pucat saat mendekati petugas, tersangka lalu diperiksa. Ternyata kecurigaan petugas benar.

Petugas berhasil mengamankan 484 gram narkoba jenis sabu yang dikemas dalam tiga bungkus plastik putih. Dua bungkus barang haram ini disembunyikan di sepatu kulit berwarna cokelat miliknya, sementara satu bungkus sisanya disembunyikan di selangkangannya.

Suwarso melanjutkan, calon penumpang Lion Air JT-974 seat 16F ini, diamankan sekitar pukul 15.00 WIB. Untuk mengetahui jaringan lain selain Feri, petugas kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai (BC) Tipe B Batam untuk melakukan proses pemeriksaan lanjutan.

”Atas perbuatannya, Feri dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” bebernya.

Baca Juga :  Menkumham Sunatan Massal 40 Anak

Sementara di pihak lain, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengungkap kasus peredaran gelap narkoba golongan I jenis Sabu seberat bruto 2.135 gram.

Satu orang tersangka diamankan, berinisial R. Kejadian 10 April 2019, sekitar pukul 11.00 WIB bertempat di KFC Pasar Fanindo Tanjunguncang, Batam.

”R menyimpan sabu seberat bruto 2.135 gram yang disimpan di dalam tas ranselnya,” ungkap Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan.

Atas kejadian itu, tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Kantor BNNP Kepri. Atas perbuatannya tersebut tersangka R dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) , UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Ini menjadi rangkaian langkah yang dilakukan aparat dalam pemberantasan peredaran narkoba di Batam dan Kepri.

Baca Juga :  Baginta Jadi Asintel Kasdam I/BB, Tarigan Jabat Kasintel Korem 003

Dimana, sebelumnya, sudah banyak kejadian pengungkapan peredaran narkoba. Seperti pengungkapan sabu Februari 2019, dengan barang bukti, 315 gram yang disimpan di dalam tas ranselnya.

Kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan di Gate A8 Keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim sekitar pukul 08.30 WI terhadap L (30) WNI yang didapati sabu seberat bruto 307 gram.

Kemudian diungkap di Kafe depan Gate A8, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pria M (39) WNI yang memiliki sabu sebanyak 517 gram.

Demikian di Parkiran Mobil J8 Food Court Kecamatan Lubuk Baja, diamankan A (50) WNI, karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap sabu seberat bruto 417 gram dan beberapa kasus sejenis lainnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here