Safari Wako Jadi Ajang Curhat Warga

0
433
Walikota Batam HM Rudi saat menggelar safari Ramadan di Bulang, Sabtu (19/5).f-istimewa

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengawali safari ramadhan di hinterland. Hari kedua Ramadan, safari digelar di Kecamatan Galang, Jumat (18/5) sore dan hari ketiga digelar di Bulang, Sabtu (19/5) hingga malam hari. Safari ramadhan diwarnai juga dengan berbuka puasa bersama warga dan tarawih.

Saat safari di di Pulau Air Raja, Galang, digelar dengan diawali dialog HM Rudi bersama warga, sebelum berbuka puasa bersama warga. Sementara di Kecamatan Bulang, tepatnya di Masjid Darussalam, Pulau Jaloh, Pantai Gelang, Amsakar bersama rombongan, menggelar buka puasa bersama warga.

Kedatangan Rudi beserta rombongan ke pulau disambut hangat penduduk di sana. Mereka bahkan menyiapkan belasan motor untuk mengantar jemput Rudi dan satu per satu rombongannya, dari pelantar ke masjid yang agak berjauhan lokasinya.

Baca Juga :  BP Tawarkan Lahan 10 Hektar untuk UMKM

Saat di Pulau Air Raja, Rudi menerima keluhan warga Kecamatan Galang, butuh penerangan listrik. Rudi juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Al-Hijrah sebesar Rp 75 juta. ?Disampaikan jika kehidupan masyarakat Pulau Air Raja memang minim penerangan. Mereka mengandalkan genset dan hanya ditempat tertentu.

“Kami sangat butuh penerangan Pak. Kalau bisa, dibantu listrik untuk kami,” kata Ketua Dewan Masjid Al-Hijrah, Fachri.

Demikian sepanjang jalan dari lokasi masjid ke pelantar, tidak memiliki penerangan jalan. Sehingga saat malam hari, suasananya gelap. ?Sementara untuk pelantar atau jembatan dilokasi itu yang kondisinya sudah hancur. Sementara baru dibangun beberapa tahun lalu, saat Rudi menjadi Wali Kota Batam dan meresmikannya.

Baca Juga :  Lurah Mesti Awasi Titik Banjir

“Sekarang jembatannya hancur. Kita coba sambung depan itu pakai ponton. Nanti kita usahakan ponton yang seperti Belakangpadang,” janji Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengingatkan warga agar memperhatikan pendidikan anak-anak dipulau itu. Rudi berharap, anak-anak pulau bisa menyamai anak yang tinggal di daerah kota. Anak-anak dipulau itu diminta Rudi untuk kuliahkan setelah tamat SMA.

“Itu konsen kita. Kita punya program untuk itu. Program saya, bagaimana anak-anak pulau bisa menyamai anak-anak kota. Tapi kalau sudah kita sekolahkan, kita maunya mereka jadi mandiri. Dengan ilmu yang didapat, kembali membangun daerahnya,” himbau Rudi.

Diingatkan Rudi, pendidikan ke perguruan tinggi sangat penting saat ini. Alasannya, karena yang tamat atau lulusan SMA di Batam sudah sangat banyak. Sehingga untuk meningkatkan daya saing anak-anak, harus kuliah. ”Lulusan S1 juga sebenarnya banyak, apa lagi yang lulusan SMA. Makanya, anak pulau harus kuliah dan lulus S-1,” himbaunya.

Baca Juga :  Pelayanan PTSP BP Batam Diperpanjang 1,5 Jam

Sementara terkait dengan listrik dipulau itu, anggota DPRD Kepri, Tengku Afrizal Dahlan yang ikut serta pada kesempatan itu, berjanji membantu lewat Pemprov Kepri. Dimana, Pemprov Kepri dan DPRD diakui sudah berkomitmen untuk menerangi seluruh wilayah hingga ke kepulauan. ”Prioritas pertamanya adalah pulau-pulau ibukota kelurahan. Nanti kami akan minta agar Air Raja masuk program,” janjinya.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here