Sah, Tiga Pahlawan Nasional dari Kepri

0
1820

JAKARTA – Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) atau Sultan Mahmud Syah III sah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional. Deretan pahlawan nasional dari Kepri pun bertambah menjadi tiga orang.

Sebelumnya, dua pahlawan nasional dari Kepri sudah ditetapkan yakni, Raja Haji Fisabilillah (RHF) yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI No. 072/TK/1997 tanggal 11 Agustus 1997 dan cucunya Raja Ali Haji (RAH) yang ditetapkan melalui SK Presiden No.089/TK/Tahun 2004.

Tengku Husein, keturunan ke-7 SMRS mengatakan, dirinya sudah diundang ke Istana Negara untuk menerima penghargaan penobatan kakeknya itu menjadi Pahlawan Nasional.

”Sekarang saya baru tiba di bandara, mau ambil bagasi. Rencananya, Kamis tanggal 9 November ini penyerahan,” ujar Tengku Husein via ponselnya, Selasa (7/11). Ia akan menerima penghargaan itu bersama anak dan menantunya. Sedangkan istrinya tak bisa ikut lantaran sedang sakit-sakitan.

Informasi yang ia peroleh dari Pemprov, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Bupati Lingga Alias Wello akan turut mendampinginya menerima penghargaan tersebut.

Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun pun mengajak kepada seluruh tim panitia penyambutan gelar pahlawan nasional yang akan didapat salah satu tokoh besar Melayu di Kepri dengan meriah serta penuh rasa syukur. ”Ini merupakan anugerah yang besar bagi masyarakat di Kepri yang mana nantinya Kepri akan memiliki 3 Pahlawan Nasional. Untuk itu patut kita syukuri dan disambut dengan meriah,” ujar Nurdin saat memimpin rapat persiapan kedatangan gelar pahlawan Nasional bertempat di ruang rapat, kantor Gubernur, kemarin.

Baca Juga :  Tiga Kementerian Akui Hak Kepri

Nurdin melanjutkan bahwa pemberian gelar pahlawan oleh Presiden di Istana Negara sudah memiliki aturan yang baku. Untuk itu, pihak Pemda hanya bisa mengikuti tata tertib di sana, namun untuk berimprovisasi agar difokuskan di daerah, sambut dengan meriah dan secara adat Melayu.

”Sekaligus mengingatkan kita terkait sejarah besar dari Sultan Mahmud Riayat Syah untuk Kepri. Untuk itu saya mengimbau agar tim panitia lebih teliti dalam mengonsep penyambutannya nanti. Tentu kita juga berterimakasih kepada para tokoh yang dalam hal ini tak henti selalu mendukung ke pusat agar gelar pahlawan nasional ini dapat diberikan kepada tokoh Melayu kita,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Lantamal IV Bantu Renovasi Surau hingga Tanam Bakau

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa perlu kerja sama semua pihak untuk mensukseskan penyambutan gelar pahlawan ini.

Karena nantinya seluruh masyarakat diharapkan dapat menyaksikan, untuk itu panitia perlu berkoordinasi dengan kepolisian dan Pemko Tanjungpinang.

”Kepolisian untuk keamanan dan kelancaran lalu lintas terhadap rute yang dilewati iring-iringannya nanti lalu Pemko Tanjungpinang agar mengimbau kepada sekolah-sekolah yang dilewati iring-iringan untuk para siswanya agar dapat menyambut di depan sekolah yang dilewati,” ujar Arif.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Abdul Razak juga mengimbau terkait para Zuriyat yang akan ikut menjemput gelar Pahlawan Nasional tersebut harus segera didudukkan dan didiskusikan mengingat waktu yang singkat.

Adapun Penganugerahan Pahlawan Nasional akan digelar di Istana Negara, Jakarta oleh Presiden Jokowi pada Kamis (9/11). Sultan Mahmud Riayat Syah (Kepri) sendiri mendapatkan gelar pahlawan nasional bersama 3 orang lainnya yakni Alm. TGKH Muhammad Zainuddin Abdulah Majod (NTB), Alm. Laksamana Malahayah (Aceh) dan Alm. Prof. Lafran Pune (DIY) yang akan diberikan kepada ahli waris didampingi oleh masing-masing gubernur di daerah yang mendapatkannya.

Baca Juga :  Salainya Sedap, Gulai dan Singgang juga Mantap

Tentatif awal setelah menerima gelar tersebut oleh Presiden, selanjutnya akan dibawa ke Kepri pada Sabtu (11/11) pagi dan disambut secara adat di depan Bandara RHF Tanjungpinang. Kemudian di arak keliling Kota Tanjungpinang dan diakhiri di Gedung Daerah untuk menggelar doa bersama.

Rencananya saran dari gubernur agar malamnya juga ditambah agenda hiburan rakyat yang tentunya bernuasa adat dengan menonjolkan sejarah Melayu. Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I Pemerintahan Provinsi Kepri Raja Ariza, Asisten I Kota Tanjungpinang Ahadi, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara, Kepala Dinas Kebudayaan Yatim Mustafa, Perwakilan FPKD beserta tokoh masyarakat.

Di media sosial, sudah beredar surat penetapan gelar Pahlawan Nasional untuk empat orang yang berjasa di negeri ini. Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Almarhum SMRS dari Kepri berdasarkan Keppres No. 115/TK/Tahun 2017 Tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional bersama tiga pahlawan nasional lainnya. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here