Sajak-Sajak NADA INDANA ZULFA

0
68
sajak-sajak NADA INDANA ZULFA

Sedia Cerita sebelum Hujan
[1]
hujan telah reda usai anak dan isteriku bercanda
sebab tawa adalah jendela yang terbuka pada ruang dada

[2]
kening anak-anak basah dari kepala yang bertanya
meski perut telah lapar berlari mengelilingi dunia
namun, dunia tempat paling lapar dari tanda tanya

[3]
anak dan isteri membangunkan tidur dan mimpi
padahal encok pada tulang rusuk belum menepi
“Pak, hujan dan canda telah reda, ayo bangun segera
kita jalan-jalan bersama keliling kota di batas senja

Tangga, 08.03.18

Dalam (kurung) Hatiku
[1]
saban malam aku menyusuri rindu
seperti doa yang tak pernah letih di kaki rembulan.

[2]
biarkan aku terlelap di matamu
mengarungi mimpi paling sunyi pada tidurmu.

[3]
saban malam kamu menyusuri syahdu
merdu tangis anak kita yang pecah di dingin batu.

Rumah, 06.03.18

Aroma
[1]
entah, kenapa setiap suami yang mengetuk rumah
selalu isteri yang membukakan pintu? kecuali mereka
yang dipisahkan jarak dan duka.

[2]
ada getar menggelegar saat memegang daun pintu
lalu mendengar riang suara anak-anak pada daun telinga.

[3]
jendela telah merekam jejak hujan dan kebahagiaan
seperti masa kecil yang tak kehilangan belai dan kehangatan
lalu suami dan isteri berkisah tentang aroma buku-buku.

Tangga, 08.03.18

Surga Kecil
[1]
seorang anak mencoba memasuki pintu surga
di telapak kaki ibunya
tangannya tengadah di bawah sepi rembulan
mata air di sudut pipinya begitu deras
tak terbendung musim bagi kesedihan
dan keriangan. dimana ada sunyi disitu ia berdoa.

[2]
rindu paling berat saat terbayang wajah ibunya
segera ia menggali sujud paling dalam di batas malam
pada pelipisnya ia menyimpan kenangan paling tajam
bahwa ibu lebih sakti dari pagi.

Tangga, 03.03.18

Minggu
[1]
anak-anak adalah waktu yang bermain, hampir
setiap minggu rumah kami berantakan.

[2]
sebuah kebahagiaan mampu mengaburkan
kalender akhir bulan.

Rumah, 01.10.17

NADA INDANA ZULFA,
suka menulis puisi, hobi fotografi, sudah punya istri.
Menjadi Guru SD Islam De Green Camp Tanjungpinang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here