Salat Berjamaah Kurang Diamalkan

0
448
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun bersalaman dengan jamaah Masjid Jannatun’naim, Batu II, Tanjungpinang, Senin (12/3) usai Salat Subuh dan menyampaikan tausyah.f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Kepri Ajak Umat Muslim Penuhi Masjid

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun dalam beberapa kali Salat Subuh melihat masjid masih sepi. Ia menilai, salat berjamaah kurang diamalkan. Masjid harus dipenuhi saat subuh.

TANJUNGPINANG – KARENA itu, Gubernur mengajak setia umat muslim agar menerapkan Alquran dan Hadits sebagai pedoman dalam kehidupan. Terlebih dalam kehidupan pribadi, kehidupan berkeluarga, dalam kehidupan bermsyarakat dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

”Kalau Alquraan dan Hadits kita pedomani dalam menjalani hidup kita, maka Insya Allah yang jadi pemimpin akan selamat, jadi pengusaha akan selamat, jadi pegawai akan selamat bahkan jadi apapun akan selamat. Dua ini jika kita pegang maka akan selamat dunia dan akhirat,” ujar Nurdin saat memberikan Tausiyah di Masjid Jannatun’naim, Batu II, Tanjungpinang, Senin (12/3) subuh kemarin.

Baca Juga :  Layani Investor Seperti Raja

Nurdin juga meminta agar setiap kita menjadikan Baginda Rasulullah SAW sebagai teladan. Sebab dalam diri beliau terdapat suri tauladan yang baik, memiliki jiwa pekerja keras, jujur, adil dan bijaksana.

”Beliau bukan saja pemimpin dalam rumah tangga, tapi juga pemimpin umat, dan pemimpin dalam pemerintahan,” ujar Nurdin.

Nurdin mengatakan dirinya selalu mendorong agar salat 5 waktu dapat dilakukan secara berjamaah di masjid. Dengan makmurnya masjid-masjid yang ada di Kepri maka Insya Allah akan turun rahmat dari Allah SWT sehingga negeri ini menjadi lebih makmur dan kuat.

Baca Juga :  Bantuan untuk Nelayan Banyak Salah Sasaran

”Saya melihat kebiasaan salat berjamaah sudah mulai kurang diamalkan oleh sebagian kaum muslimin. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengajak kita semua agar kembali memakmurkan masjid, rumah Allah SWT, ajak serta keluarga, terutama anak-anak kita agar mereka terbiasa ke masjid. Generasi muda sekarang harus kita bentengi dengan ilmu dan iman karena tantangan dan godaan sekarang semakin berat,” imbau Nurdin.

Pada akhir kesempatan Nurdin tak henti-hentinya berpesan agar pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Tanjungpinang 2018 (Pilkada) tidak menjadi sebuah ajang untuk saling menjelek-jelekkan dan melakukan fitnah.

Baca Juga :  Demokrat Akan Rebut Komisi II dari PKS

Daripada saling fitnah lebih baik pada pesta demokrasi ini dijadikan ajang adu visi bagi para kandidat untuk membangun Tanjungpinang menjadi lebih baik, tentu ini lebih bermanfaat.

”Janganlah kita sesama muslim saling fitnah, iri, dengki dan menjelek-jelekkan. Lebih baik pemikiran dan energi yang kita punyai kita sumbangkan untuk sama-sama membangun dan mendukung pemerintah untuk kepri yang lebih jaya,” tutup Nurdin.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here