Sampah Berserakan, Petugas Kewalahan

0
673
TPS Sampah: Warga yang akan pergi setelah membuang sampah di bak Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang disediakan tim dari Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TPS di Trotoar Jalan

TANJUNGPINANG – Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan tak membuang sampah sembarangan belum secara menyuluruh. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarang. Meski pun Pemda sudah menyediakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di kawasan Ganet.

Bahkan, di beberapa trotoar jalan disediakan bak kontainer sampah berwana merah. Seperti terjadi di Jalan Raya Arah Uban, Km 11 Tanjungpinang. Petugas kebersihan, Asbullah mengaku kewalahan setiap hari membersihkan sampah berserak di trotoar tepatnya di samping bak kontainer.

Ia menuturkan, meski sudah tersedia bak smapah namun masih banyak warga yang membuangnya tidak tertib. Berserakan di lantai yang membuat perwajahan sekitar jelek. ”Jadi kita harus kerja ekstra mengumpulkan sampah yang berserakan setiap paginya. Ini jadi tugas tambahan,” ujar Asbadullah kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (12/12).

Ia bersama rekannya setiap hari membersihkan sampah yang berserakan di sebelah bak kontainer itu. Setelah dikumpulkan menggunakan sapu lidi, sampah dimasukkan ke dalam bak. ”Tugas kami, sapu di daerah ini sampai terusan menuju ke bandara,” terang dia.

Ia berharap masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah sudah menyediakan bak kontainer sebagai tempat atau wadah penampungan sampah masyarakat. ”Jadi, janganlah buang sampah di luar bak kontainer ini. Kerja jadi dua kali, mari kita jaga lingkungan bersama,” sebut dia.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Anik Kisdaryani mengatakan, bak kontainer sengaja di letakkan di pinggir jalan utama protokol atas permintaan dari pihak Kelurahan Pinang Kencana.

Mereka mengajukan surat beberapa waktu lalu, akhirnya diputuskan untuk meletakkan di lokasi tersebut. ”Yang menentukan di mana titik meletakkan bak kontainer itu, mereka, bukan kita,” katanya.

Ia menuturkan, petugas setiap hari mengakut sampah yang ada di bak kontainer itu. Bisa jadi tiga kali, yaitu pagi, siang hari, bahkan sore hari. ”Ya, tergantung volume sampah berada di dalam bak kontainer. Kalau sudah penuh, minta langsung angkut,” sebut dia.

Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri mengatakan, bak kontainer untuk mengantisipasi sampah liar, yang berserakan di pinggir jalan tersebut. Sampah-sampah disitu hanya sementara, sebab ada petugas kebersihan yang membantu mengambil setiap hari.

”Mudah-mudahan tahun depan bak kontainer sudah tidak diletakkan di pinggir jalan itu. Karena kita akan punya lahan untuk membuat tempat pembuangan sampah. Intinya tidak terlalu di pinggir jalan seperti sekarang.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here