Sampah di Potong Lembu Timbulkan Bau Tak Sedap

0
468
Tumpukan sampah di Potong Lembu menimbulkan bau tak sedap.

TANJUNGPINANG – Kawasan Akau Potong Lembu menjadi salah satu pusat kuliner yang diandalkan di Tanjungpinang. Banyak pengunjung ke situ bukan hanya lokal namun juga para pendatang.

Kondisinya kini ada tumpukan sampah yangmenimbulkan bau tak sedap. Ini tentunya menjadi persoalan yang perlu diselesaikan dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni menuturkan, banyak menerima aduan dari warga maupun pengunjung ke kawasan Potong Lembu terkait bau tak sedap yang muncul karena sampah yang menumpuk di kawasan itu.

Baca Juga :  SWRO Penyengat Segera Dioperasikan

Dituturkannya, aduan itu sudah lama diterima, bahkan sebelum Pileg lalu. Ini tentu menjadi salah satu perhatian yang perlu diselesaikan.

Ia menilai jika menimbulkan bau tak sedap bisa berdampak kepada kenyamanan masyarakat dan juga pariwisata.

“Bau tidak sedap memberikan dampak kepada pengunjung. Saya sering terima aduan ini. Bila sampai Senin masih ada sampah dan menimbulkan bau tak sedap maka akan meminta pihak terkait duduk bersama membahas,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (13/9).

Anggota DPRD tiga periode ini menuturkan, ada dua pihak yang bisa menyelesaikan persoalan itu. Diantaranya Bidang Kebersihan di Dinas Perkim Kota Tanjungpinang dan atau pihak PT TMB selaku pengelola Akau Potong Lembu.

Baca Juga :  Alokasi RTLH 200 Rumah

Ia berharap ke dua belah pihak tersebut bisa duduk bersama dan mengambil komitmen membersihkan kawasan itu sesuai ketentuan.

Dituturkannya, idealnya kawasan itu harus susah bersih setiap pukul 05.00 atau maksimal 06.00 pagi setiap harinya.

Kawasan itu juga menjadi salah satu pilihan warga berbelanja kebutuhan sehari-hari dan juga serapan di pagi hari.

“Aktivitas di Akau Potong Lembu sudah ada dari subuh yaitu belanja ke pasar tradisional dan juga tempat serapan pagi. Bahkan berlanjut di sore hari sampai malam. Tentu banyak yang berkunjung bukan hanya lokal tak menutup kemungkinkan pendatang,” ucapnya.

Baca Juga :  Teluk Keriting Akan Direklamasi

Reni menuturkan, persoalan ini sudah coba disampaikan ke dua belah pihak. Ini perlu duduk bersama membahas. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here