Sampah Jadi Nilai Tambah Ekonomi

0
217
TOPAN alias Ucok ketika menunjukkan hasil karyanya sebuah miniatur kapal layar. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Topan yang akrab disapa Ucok, warga Jalan Kampung Baru di Kecamatan Jemaja mampu membuat karya seni miniatur bernilai ekonomis dari limbah. Awalnya, bapak satu anak ini memulai membuat karya seninya hanya sebagai koleksi pribadi semata.

Namun di beberapa kesempatan seperti acara festival, ia tidak mau diam dan ikut menampilkan hasil kerajinannya dan ditanggapi dengan positif oleh masyarakat. Ia bercerita, bahwa bakat yang ada pada dirinya tidak pernah ia duga dan tanpa pernah belajar di sekolah kesenian atau sejenisnya. Namun, ia pernah mengeyam pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja.

”Saya tak pernah belajar membuat seni kerajinan tangan, yang kini terus saya lakukan seperti pembuatan miniatur kapal perahu, masjid dan masih banyak jenis ukir lainnya,” kata Topan, Kamis (13/9).

Ia juga mengatakan, sudah hampir dua tahun ini ia menggeluti pekerjaan ini.

Ia juga bersyukur para wisatawan asing maupun lokal, banyak yang membeli hasil kerajinannya. Untuk memenuhi kebutuhan dalam rumah tangga, dinilainya cukup meskipun belum dapat nilai ekonomi lebih.

”Terkadang yang menjadi kendala hanya bahannya saja. Saya manfaatkan sampah untuk dibuat miniatur seperti batang lidi mancis atau batang es krim. Semua bisa dirangkai menjadi kerajinan tangan dan bisa menghasilkan uang,” jelas dia. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here