Sampaikan Krisis Air Kepri ke Wapres

0
926
Sambut wapres: Gubernur Kepri dan Bupati Lingga saat menyambut kedatangan Wapres di Lingga. f-martunas/tanjungpinang pos

Nurdin Basirun dan Alias Welo Curhat

LINGGA – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Bupati Lingga Alias Wello ternyata curhat ke Wakil Presiden (Wapres) RI HM Jusuf Kalla saat berkunjung ke Lingga, Minggu (19/11) lalu.

Nurdin mengatakan, saat dirinya satu helikopter dengan Wapres dari Batam menuju Lingga, Jusuf Kalla terpana melihat potensi Kepri.

Kemudian, gubernur menyampaikan, Kepri merupakan daerah bertuah karena diberi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dan masih banyak potensi lain yang bisa dikelola untuk kesejahteraan masyarakat.

Gubernur meminta dukungan pemerintah pusat agar mempermudah regulasi serta pembangunan infrastruktur untuk menggali potensi-potensi yang ada di Kepri. Sedangkan Alias Wello atau biasa dipanggil Awe juga curhat soal rencana penyediaan satu pulau kosong di Lingga untuk dijadikan karantina sapi.

Awe juga mengatakan, Lingga memiliki sumber air baku yang berlimpah. Sementara Bintan dan Batam sedang krisis air. Sehingga, air dari Lingga bisa disalurkan ke dua daerah ini melalui pipa bawah laut. Namun, semua ini butuh pembangunan infrastruktur yang besar dan pemerintah pusat diharapkan bisa memfasilitasinya. Kementerian Pertanian RI juga sudah banyak membantu Lingga membuka persawahan. Hingga saat ini sudah 3.000 hektare yang dicetak dari 10.000 hektare yang direncanakan. Bahkan, sudah beberapa kali panen dilakukan. Nurdin menegaskan, pihaknya akan terus memanfaatkan peluang-peluang yang ada di Kepri sehingga lapangan kerja semakin banyak.

Baca Juga :  Untuk Warga, Harus Bergerak Cepat

Dengan potensi yang ada di setiap daerah, didukung kebijakan pusat, ketersediaan lapangan kerja harus semakin banyak. ”Kita akan memanfaatkan segala potensi untuk meningkatkan perekonomian, baik lewat investasi, pariwisata dan sektor lainnya,” kata Nurdin di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Rabu (22/11).

Salah satu yang saat ini terus digesa adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batam. Perwujudan KEK Galang Batang tampak berjalan lancar.

Sejak diparaf Gubernur Nurdin akhir Juli lalu, Oktober lalu sudah terbit Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang.

Baca Juga :  Banyak Konsumsi Garam, Kena Hipertensi

Kamis (23/11) hari ini, Nurdin akan menghadiri pembahasan bidang usaha dan kegiatan utama KEK Galang Batang di Dewan Nasional KEK, Jakarta.

Nurdin menyebutkan, pihaknya akan mempermudah para investor untuk berinvestasi di Kepri. Karena investasi yang masuk memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memperbanyak ketersediaan lapangan kerja.

”Segala permasalahan untuk para investor akan selalu dibantu pemerintah. Kita tidak boleh mengutamakan ego. Semua ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kepri,” kata Nurdin.

Koordinasi dan komunikasi stakeholder harus mendukung menyukseskan investasi yang masuk ke Kepri. Kepada instansi yang mengurusi perizinan, Nurdin menekankan jangan coba-coba untuk memperlambat karena berharap sesuatu.

Baca Juga :  Manajemen Waktu Untuk Memaksimalkan Karya

Apalagi, akhir tahun ini, Presiden Joko Widodo akan meresmikan Mal Pelayanan di Batam. Dukungan pemerintah pusat yang kuat, kata Nurdin harus didukung dengan semangat kerja memperlancar masuknya investasi.

”Jangan sampai penyelesaian harus dilakukan dari Jakarta,” kata Nurdin.

Nurdin menambahkan, pihaknya terus menggesa agar KEK sejumlah daerah yang diusulkan segera terealisasi. Dia berharap pusat segera mengeluarkan peraturan pemerintahnya. (ais/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here