Sanggar Bintan Telani Juara Pertama

0
816
Penampilan peserta parade tari, Sabtu (13/7)f-ist/humas Diparbud Tanjungpinang

Parade Tari Tingkat Kota

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang menggelar Parade Tari Kota Tanjungpinang tahun 2019. Acara berlangsung di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu (13/7). Acara ini dibuka langsung Walikota Tanjungpinang H Syahrul.

Parade Tari ini dimenangkan oleh Sanggar Bintan Telani, yang keluar sebagai juara satu. Juara kedua diraih Sanggar Seni Kledang dan juara ketiga Sanggar Lela Bersembah.

Sedangkan untuk juara harapan satu diraih Sanggar Budaya Warisan dan juara harapan kedua Sanggar Megat.

Sementara itu, untuk penata tari terbaik yakni Said Febrian dari Sanggar Bintan Telani, penata busana dan rias terbaik yakni Robi dan Nano dari Sanggar Kledang dan penata musik terbaik yakni Dimas dan Sulaiman dari Sanggar Lela Bersembah.

Baca Juga :  Warga Jangan Buang Sampah ke Laut

Bagi juara pertama dan kedua, mereka berhak mewakili Kota Tanjungpinang pada ajang Parade Tari tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan dilaksanakan pada akhir Juli mendatang.

Tanjungpinang tuan rumah Kota Parade Tari tingkat Provinsi Kepri akan dilaksanakan di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Syahrul dalam mengatakan seni bukanlah panglima dalam kehidupan manusia, namun melalui seni ada ekspektasi terjadinya transformasi nilai ke arah yang lebih positif, mengingat di dalam kesenian terkandung beragam nilai kemanusiaan.

”Pembangunan peradaban manusia selalu diwarnai atau identik dengan membangun nilai tersebut, karena itu kita melakukan berbagai kegiatan untuk mengembangkan nilai budaya,” ungkapnya.

Kata Walikota, tugas utama yang lazimnya dilakukan oleh masyarakat adalah mempertahankan, melestarikan, menjaga serta mewarisi budaya lokal dengan sebaiknya.

Baca Juga :  Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur Terancam 15 Tahun

”Kita harus mempertahankan dan menjaga seni budaya Melayu agar tidak terkontaminasi dari budaya asing, walaupun tidak mudah upaya-upaya pelestarian budaya, kita harus tetap optimis dengan berbagai cara, saya sangat mendukung kegiatan ini dan semoga dapat mengembangkan potensi pariwisata dan budaya daerah,” lanjut Syahrul.

Selanjutnya Syahrul juga memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta untuk dapat berkompetisi dengan sepenuhnya dan menjunjung tinggi sportivitas.

”Ekspresikan kreativitas dalam kompetisi ini, bersungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas karena ini merupakan sebuah kompetisi dan maknai pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahim antar sesama,” pungkas Syahrul

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, H. Surjadi, selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan dalam laporannya mengatakan kesenian dan seni budaya perlu dipertahankan dan dijaga. Agar tidak mudah terkontaminasi oleh budaya asing yang merugikan. Nilai budaya meningkatkan harkat dan martabat bangsa.

Baca Juga :  Sembilan Lokasi Digeledah Tim KPK

”Di harapkan melalui kegiatan Parade Tari ini, akan berkembang potensi dari seniman-seniman untuk memperkaya kreatifitas seni di Kota Tanjungpinang, kegiatan ini juga di harapkan mampu menarik minat pemuda-pemudi Kota Tanjungpinang untuk lebih mencintai kesenian melayu khususnya Tari Melayu,” jelasnya.

Pada parade tari ini mendatangkan dewan juri yang sudah kompeten di bidangnya yaitu Said Parman SPN dari Kota Tanjungpinang, Ir. Dra. Ertis Yulia Manikam dari TMII Jakarta dan Prof. Dr. Y. Sumandiyo Hadi dari Institut Seni Yogyakarta. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here