Sarjana Harus Perkuat Jaringan Alumni

0
199
Rida K Liamsi

TANJUNGPINANG – Budayawan Melayu sekaligus Ketua Perhimpunan Saudagar Rumpun Melayu Rida K Liamsi yang bergelar Datuk Seri Lela Budaya mengatakan, penguatan jaringan alumni suatu kampus sangat penting.

Penggagas Perhimpunan Agung Saudagar Melayu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini, juga berharap setiap lulusan kampus yang ada di Tanjungpinang mampu membangun daerah.

Hal itu disampaikan Rida K Liamsi, ketika menghadiri undangan wisuda sarjana ke-18 Kampus Stisipol Raja Haji Tanjungpinang akhir Januari lalu.

Sebagai daerah maritim, tentunya Kepri memiliki berbagai Sumber Daya Alam (SDA) yang harus dikelola dengan baik oleh putra putri daerah.

”Kita melihat, ribuan lulusan dari kampus yang ada. Bahkan, kalau Stisipol Raja Haji sudah yang ke-18 menggelar wisuda. Tentunya, ada sekitar 5 ribu alumni. Ini yang harus diperkuat,” ucap Rida K Liamsi pada saat berbicara di depan wisudawan/ti Stisipol Raja Haji Tanjungpinang. Menurutnya, mahasiswa-mahasiswi yang lulus dari kampus harus yakin dan memiliki kepercayaan diri dalam meraih cita-cita.

”Ya. Setiap mahasiswa-mahasiswi yang lulus dari kampus harus percaya diri. Dengan berjalan tegak, menatap ke masa depan dengan penuh keyakinan. Terlebih, alumni kampus harus mampu menciptakan lapangan kerja seperti entrepreneur,” sebutnya.

Dengan penguatan, dan membangun jaringan alumni yang kuat tentunya memberikan benefit secara tidak langsung baik bagi alumni maupun perguruan tinggi. Menyadari pentingnya hal ini, hampir di setiap perguruan tinggi membuat organisasi alumninya masing-masing.

Gubernur Kepri H Nurdin Basairun yang turut hadir waktu itu juga menambahkan, bahwa Rida K Liamsi merupakan seorang pengusaha media yang sukses.

Nurdin juga mengatakan, setiap mahasiswa-mahasiswi yang lulus dari kampus mana pun harus berani dalam membuka usaha. Menurutnya, sekecil apa pun usaha itu tentunya akan berkembang jika dikembangkan secara serius.

”Saya harapkan, setiap lulusan akademisi jangan terlalu berharap menjadi ASN atau honor. Berpikir jauh ke depan, dan perlunya mental yang kuat untuk mandiri dalam mengubah mindset yang selalu berpikir jadi pegawai. Ketika melihat peluang, kejarlah dan kembangkan,” sebut Nurdin waktu itu.

Ia juga memberikan contoh peluang yang ada saat ini, dengan melirik Kabupaten Natuna misalnya. Menurut Nurdin, Natuna akan ditempati ribuan prajurit TNI dari pusat untuk penguatan dari sektor keamanan di perbatasan.

”Bayangkan saja anak-anakku sekalian, jika kita lihat ada ribuan prajurit di Kabupaten Natuna sana. Mulai TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut serta TNI Angkatan Udara. Jika kalian buka usaha pangkas rambut, tentu sangat menjanjikan,” ungkap Nurdin di hadapan wisudawan/ti Stisipol Raja Haji.

Karena apa, lanjut Nurdin, karena setiap anggota TNI rambutnya harus pendek. Terakhir, ia pun berharap lulusan kampus jangan terlalu manja dan menyerah tanpa ada usaha yang maksimal. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here