Satgas Pangan Periksa 22 Toko

0
290
Tim Satgas Pangan ketika menggelar sidak disalah satu toko di kota Tarempa.

ANAMBAS – Meski terbilang lambat dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tim Satgas Pangan telah mengamankan 10 kaleng ikan yang dilarang peredaran oleh pihak BPOM. ”Ada 22 toko yang kami pantau. Dari pemeriksaan itu diperoleh 10 kaleng produk merk ABC Mackerel dengan nomor bets T1 7F yang masuk dalam daftar ikan dalam kemasan yang dikeluarkan oleh BPOM. Saat ini sudah kami amankan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Usman, Kemarin.

Tim gabungan yang terdiri dari OPD teknis, Satgas Pangan dari Polres Anambas yang bergerak sekitar pukul 13.00, tim fokus di pemantauan terhadap ikan dalam kemasan di sekitar ibukota Anambas.

Tidak kalah penting, di sejumlah pulau lainnya juga dipantau terus. ”Untuk sementara ini, kami coba melakukan pengawasan dari hulu terlebih dahulu sambil melihat perkembangan dan aduan dari masyarakat. Dalam hal ini, kami juga meminta peran aktif masyarakat dalam melaporkan, termasuk peran kawan-kawan media untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” ungkapnya.

”Peninjauan terhadap ikan dalam kemasan kaleng di Anambas ini baru dilakukan setelah adanya koordinasi? dengan Dinas kesehatan, Disperindag Provinsi dan Satgas Pangan. Pernyataan dari Menteri Kesehatan, diakuinya menjadi salahsatu hal yang sempat menjadi ganjalan sampai akhirnya melakukan eksekusi.

”Sebelumnya ada penyataan Menteri Kesehatan yang menyebutkan kalau produk itu aman. Tapi, setelah kami koordinasi dengan OPD terkait, termasuk dengan Satgas Pangan, baru kami berani melakukan penindakan,” pungkasnya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here