Satker Ingin SWRO Segera Dioperasionalkan

0
665
GEDUNG SWRO: Inilah gedung SWRO di Batu Hitam, Tanjungpinangf-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kepala Satker Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kepri, Farid mengharapkan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Batu Hitam segera dioperasionalkan. Dituturkanya, hasil komunikasi dengan Sekda Tanjungpinang, Riono, SWRO akan segera launching operasional pada Maret ini.

“Terkait tanggalnya masih menunggu, masih akan ditanyakan dengan Sekda atau UPTD sebagai pengelola,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (22/2).

Ia menyarankan, SWRO tersebut dioperasionalkan dulu. Terkait kedepannya ada kendala dan hal dibutuhkan bisa dikomunikasikan dengan Pemprov melalui Dinas PU ataupun ke Satker SPAM. “Kalau nanti butuh bantuan Satker bisa bantu, kalau sekarang tidak dijalankan belum tahu apa kendalanya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Korem Ajak Masyarakat Doa Bersama 17 17 17

Farid mengakui, sudah menerima informasi secara lisan dari Sekda Tanjungpinang, terkait tidak ada alokasi anggaran operasional SWRO di APBD 2018. Rencananya akan meminta bantuan dari Satker SPAM Kepri. Terkait hal ini, ia belum bisa memutuskan, karena belum menerima permintaan secara resmi melalui surat.

“Menyampaikan secara lisan sudah, tapi surat sebagai dasar menyampaikan ke pusat belum ada,” tambahnya.

Ia memperkirakan, anggaran operasional SWRO per bulannya sekitar Rp 200 juta. Itu untuk biaya obat senilai Rp 50 juta, listrik sekitar Rp 100 juta dan sisanya untuk biaya operator dan operasional pendukung lainnya.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Jam Tangan Reebok Diskon 30 Persen

Meski demikian, menurutnya akan balik modal, sebab biaya jual air sudah menghitung biaya produksi. “Menurut saya balik modal, tetapi untuk memastikannya perlu di jalankan dulu,” tuturnya.

Ia menuturkan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan UPTD agar biaya operasinal tertutupi, selain menjual ke pelanggan tersambung pipa juga bisa menjual air minum per galon.

Kini sudah ada sekitar 2.000 sambungan pelanggan SWRO. Tersebar di kawasan Kota Lama sampai ke Tanjungunggat. “Saya fikir UPTD SPAM Tanjungpinang bisa melakukan itu, serta beberapa lainnya,” paparnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here