Satpol Awasi Jembatan 1 Dompak

0
696
TINJAU: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau pembangunan Jembatan I Dompak, tahun lalu. F-istimewa/humas pemprov kepri

Tak Ada Petugas, Pengunjung Jadikan Tempat Selfie 

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta agar Jembatan 1 Dompak tetap diawasi mengingat belum adanya pagar pengaman di pinggir jembatan.

DOMPAK – NURDIN meminta masyarakat bersabar mengingat tahun ini akan dipasang pagar pengaman di sana. Satpol PP diminta mengawasi agar masyarakat tidak masuk ke pinggir jembatan karena sangat rawan.

Namun, belakangan ini, masyarakat terutama anak muda makin garang berselfie ria di Jembatan I. Ini perlu pengawasan lebih dari Satpol PP.

Hampir setiap hari masyarakat Tanjungpinang berbondong-bondong ke Jembatan I Dompak. Pengunjung datang ke sana saat pagi dan petang.

Sejak jembatan dibuka untuk umum, banyak masyarakat memanfaatkan daerah itu untuk bersepeda, jogging bahkan berselfie ria.

Avid salah satu warga Batu 8 Atas Tanjungpinang menyampaikan, hampir setiap sore dirinya mengunjungi Jembatan I Dompak.

Avid mengaku sering memanfaatkan median jalan jembatan untuk berolahraga. Dia juga sering ke sana dengan naik sepeda.

”Saya sering olahraga di sini,” ujar Avid.

Tak hanya Avid, Vero wanita yang juga berkunjung bersama rekan-rekannya sore itu, menceritakan sering memanfaatkan trestle sepanjang jalan jembatan Dompak untuk berfoto selfie.

Menurut dia, pesona di jembatan Dompak tersebut sangat bagus. Bahkan dia menceritakan, hampir setiap sore ke lokasi itu.

”Seru aja motret-motret di sini, tapi harus hati-hati,” jelas Vero.

Dia bersama rekan-rekannya senang berselfie di jembatan Dompak. Tapi untuk menjaga agar tidak terjadi musibah, perlu ada petugas yang mengawasi aktivitas masyarakat di sana.

”Rawan kalau tak dijaga. Karena pengunjung kadang nekat duduk-duduk di sepanjang pedestrian,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Pemprov Kepri H Subandi menuturkan, pihaknya sudah membentuk satgas untuk mengawasi kawasan itu.

Hanya saja, karena keterbatasan personel jadi pengawasannya belum maksimal. Sehingga dia mengajak agar pengunjung yang menjadikan pedestrian atau trestle jembatan Dompak untuk tidak terlalu berlebihan menikmati suasana panorama di kawasan tersebut.

”Saya mengimbau masyarakat yang datang tidak terlalu nekat memanfaatkan fasilitas di sepanjang trestle jembatan tersebut,” tegasnya.

Subandi menambahkan, untuk pengawasan dan penjagaan di sana, ke depan sedang dirancang pos penjagaan dari Tanjungpinang dan Dompak untuk petugas.

Nanti ketika jembatan itu memang sudah sepenuhnya dikemas dan siap untuk di kunjungi para pengunjung, tentu akan ada batasan bagi para pengunjung seperti larangan duduk di bibir trestle yang saat ini belum dibangun pagar tersebut.

”Kita khawatirkan ada musibah. Saya sedang siapkan petugas setiap hari berjaga di sana,” tukasnya.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here