Satu Bus Khusus untuk Pelajar

0
60
ARMAD BRT banyak parkir di terminal Sungai Carang. Bus ini direncanakan untuk membawa anak sekolah. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang akan mengoperasikan Bus Rapid Transit (BRT), untuk transportasi anak sekolah (pelajar) Tanjungpinang. Dari lima bus, ada satu armada angkutan yang akan dioperasikan khusus untuk anak sekolah.

”Itu baru rencana kita. Kita lihat saja nanti,” kata Kepala Dishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/5) kemarin.

Bambang Hartanto mengatakan, ia akan menerapkan bus antar jemput anak sekolah, setelah proses lelang selesai. Agar tahu, perusahaan swasta mana yang mengelola lima bus itu. Setelah lelang, pihaknya akan mengajak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang dan perusahaan swasta pemenang lelang, untuk duduk bersama. Tujuannya, untuk membahas rute baru bus antar jemput anak sekolah.

Setelah duduk bersama dan disetujui rutenya, Dishub bersama perusahaan swasta dan Disdik Kota Tanjungpinang membuat kerja sama. Agar rute baru bus bisa diterapkan dengan baik. ”Kita coba dulu. Karena semua ini perlu duduk dan dibicarakan,” ucap Bambang.

Bambang katakan, Pemko Tanjungpinang melalui Dishub tidak bakal menaikkan tarif bus, untuk anak sekolah. Tarif bus yang akan diterapkan seperti biasanya, yaitu Rp4 ribu untuk tarif penumpang umum, dan Rp2 ribu untuk tarif anak sekolah. ”Tarif murah saja, tidak ada penumpangnya. Apalagi kalau tarif kita naikkan, pasti tidak ada penumpang sama sekali,” terang dia.

Ia berharap, rencana yang sudah dikonsepnya bisa terwujud dan terlaksana. Agar bisa mengurangi serta membantu kerugian pemerintah, yang sudah memberikan subsidi pada tarif BRT. ”Kerugian kita (pemerintah, red) sekitar Rp15 juta di tahun 2017. Mudah-mudahan tahun 2018 ini, bisa berkurang. Atau, kalau bisa kita tidak rugi,” sebut dia.

Seorang warga Batu Sembilan mengatakan, pelajar di Tanjungpinang memerlukan bus angkutan sekolah, menuju Km 14 arah Kijang. ”Kalau bisa gratis seperti di Bintan, jangan dipungut ongkos,” harapnya.(ANDRI-YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here