Satu Jam, 22 Kendaraan Ditilang

0
1850
RAZIA: Polisi menggelar razia kendaraan di Pamedan, Senin (11/9). F-RAYAMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Baru hitungan satu jam polisi menggelar razia di Lapangan Pamedan, Senin (11/9) sudah 22 kendaraan roda dua diamankan Satlantas Polres Tanjungpinang. Para pengendara yang kena razia, kembanyakan tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pantauan di lapangan, razia rutin yang dimulai sekitar pukul 10.00. Satu persatu kendaraan yang melintas dari arah Basuki Rahmad diperiksa. Baik kendaaraan roda dua dan roda empat tidak luput dari pemeriksaan petugas. Sasaran razia kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak memiliki kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan kelengkapan lainnya seperti helm ganda dan kaca spion untuk kendaraan roda dua.

Satu persatu kendaraan roda dua dilakukan pemeriksaan. Hasil razia yang dilakukan selama lebih kurang satu jam, langsung di bawa ke Mapolres Tanjungpinang. Kanit Patroli Satlantas Polres Tanjungpinang Ipda Radyan Kuntom mengatakan razia yang digelarnya dengan sasaran roda dua dan roda empat. Terutama, yang tidak dilengkapi dengan surat-surat serta kelengkapan lainya. ”Kendaraan bermotor yang di amankan tersebut dikarenakan pengendaranya tidak melengkapi surat-surat dan perlengkapan kendaraan bermotor seperti STNK tidak di bawah hingga kaca spion yang tak lengkap,” tegasnya.

Radyan menyebutkan, bagi pengendara tidak memiliki SIM dan STNK langsung ditilang ditempat. Razia kali ini kata dia belum dilakukan tilang elektronik. Sebab, belum ada keputusan bersama dengan pengadilan tentang nilai denda tilang elektronik sesuai pelanggaran.

”Ada delapan pengendara kita tilang karena tidak memiliki SIM. Kemudian ada dua pengendara ditilang karena tidak membawa STNK,” tegasnya. Kata dia, razia ini rutin akan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang baik.

Radyan mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya. Ia juga minta pengendara untuk lebih mematuhi rambu-rambu lalulintas. ”Kalau berani mengendarai kendaraan harus mempunyai surat-surat. Dan motor pengendara tidak boleh dilakukan modifikasi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini Tanjungpinang sudah ada CCTv yang terpasang di beberapa titik. Seperti di depan Mapolres, Tugu Pahlawan, Basuki Rahmad, dan daerah perbatasan. CCTv ini berfungsi sebagai pengawaasan arus lalulintas serta kedepannya untuk proses penilangan. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here