Satu Pelaku Ditembak, Empat Diburu

0
725
DIAMANKAN : Pelaku curas lintas provinsi diamankan. F-raymon/tanjungpinang pos

Polres Tanjungpinang Lumpuhkan Rampok Lintas Daerah 

Lima pelaku perampokan di Pulau Bintan cukup lihai menjalankan aksinya selama ini. Pengakuan salah satu pelaku yang tertangkap, mereka sudah melakukan aksinya di tujuh tempat.

Tanjungpinang – SATU pelaku sudah ditangkap berinisial Y (34). Pelaku ini ditangkap di Palembang. Mengetahui orang yang akan ditangkap bukan sembarangan, anggota Polres Tanjungpinang saat mengepung pelaku dilengkjapi dengan senjata laras panjang.

Pelaku sempat mengetahui aksi petugas yang datang ke kampungnya. Tak ingin masuk sel, pelaku berusaha kabur. Meski mengetahui liku-liku pelarian di sana, namun petugas dengan sigap bisa mengejarnya.

Hanya saja, petugas harus bekerja keras agar bisa menangkap pelaku. Akhirnya, tembakan peringatan dilepas. Namun, pelaku tetap berusaha kabur.

Polisi lalu menembak persis mengenai kakinya. Pelaku ditangkap di Palembang setelah dihadiahi timah panas, pekan lalu.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Andri Kurniawan membenarkan, tersangka diamanakan satu minggu lalu di Palembang.

Dari keterangan pelaku, dirinya tidak beraksi sendirian selama ini. Dan kawasan target mereka adalah Tanjungpinang dan Bintan.

”Tersangka tidak sendirian. Masih ada empat lagi tersangka yang masih dilakukan pengejaran,” katanya, kemarin.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan uang sekitar Rp 30 juta dan satu unit handphone.

Andri menyebutkan, tersangka baru dibawa ke Tanjungpinang, Selasa (21/3) kemarin dikarenakan masih dilakukan pengembangan dan sempat dilakukan tindakan tegas di kaki tersangka yang coba melawan petugas saat hendak ditangkap.

”Kita lakukan penembakan pada kaki yang mencoba melawan,” ungkapnya.

Andri menjelaskan, semua indentitas para tersangka sudah dikantongi. Para tersangka merupakan pemain berasal luar kota yakni Palembang dan memilih berkomplotan beraksi di Bintan dan Tanjungpinang.

”Kejahatan ini sudah terorganisir. Para pelaku dari luar daerah. Tidak ada yang dari Tanjungpinang atau Bintan,” jelasnya.

Modus yang dilakukan para tersangka adalah mengincar rumah-rumah kosong dan itu diincar secara rutin. Salah satu kasus pencurian adalah di belakang Polres Tanjungpinang dan di wilayah Polsek Bukit Bestari dengan kerugian Rp 200 juta.

”Lima di Tanjungpinang dan dua di Bintan. Atas laporan korban, kita kembangkan kasus ini hingga mengarah ke tersangka. Setelah mengetahui keberadaan mereka, langsung kita kejar hingga keluar daerah,” ujarnya.

Setibanya di Tanjungpinang kemarin, pelaku dengan postur tubuh tinggi itu terlihat kesakitan menahan bekas luka tembak di kakinya.

Saat hendak naik tangga di Polres, ia merintih kesakitan dan berusaha memegang perutnya. Ia pun menyandarkan tangannya di tembok tangga sambil menahan perutnya.
Kemudian pelaku mengangkat kakinya satu per satu melewati tangga itu.

Informasinya, di bagian tubuh pelaku juga ada luka. Namun, belum diketahui kenapa ada luka itu.

Saat hendak dimasukkan ke sel tahanan, nampak ada perban di perut pelaku. Itu juga yang membuat pelaku tak kuat menaiki tangga itu.

Pelaku tidak bicara apapun kepada wartawan. Ia memilih bungkam. Meski demikian, ia tidak berusaha menutupi wajahnya saat diabadikan pakai kamera.(Raymon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here