Satu-satunya Kades Perempuan Telah Berpulang

0
2490
Almarhumah saat akan dikebumikan. Banyak warga datang melayat. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Warga Desa Air Lengit Natuna kaget bukan kepalang mendengar kabar Kepala Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Sariyah meninggal dunia, Kamis (29/3) malam sekira pukul 23.57 WIB. Meninggalnya Sariyah diduga menderita sesak nafas dan jantung.

Kades Sariyah adalah perempuan satu-satunya se-Natuna yang sudah menjalani tugasnya selama 2013 lalu. Sudah banyak suka dan duka yang dijalaninya. Sebagai orang tua di desa Air lengit yang sudah menjadi kampung halamannya, segala program mulai dari pemerintah pusat dan daerah selalu diproritaskannya. ”Sudah takdir Allah, kita harus kehilangan sosok pemimpin seperti almarhumah,” tutur Anisah kerabat dekat almarhumah.

Seluruh masyarakat desa Air Lengit masih tidak percaya jika kepala desa mereka harus pergi untuk selamanya. Padahal, 2019 mendatang jabatannya baru akan berakhir. ”Semasa hidup, almarhum banyak membantu, apalagi kalau ada warga sakit,” tambahnya.

Selain itu, Arif salah satu staf Desa Air Lengit yang juga dipercaya sebagai sopir pribadi almarhumah mengaku kaget. Sebab sekira pukul 01.30 dirinya mendapat telepon dari nomor kepala desa.

”Awalnya saya gak percaya, suami almarhumah nelepon pakai nomor Bu Kades dan bilang kalau ibu meninggal. Padahal Kamis siang saya masih sempat ngobrol banyak dengan beliau di kantor desa,” ungkap Arif.

Arif menuturkan, semasa hidup, almarhum memiliki riwayat penyakit sesak dan gejala jantung. Ia menduga, almarhumah kelelahan karena harus pulang pergi menghadiri acara MTQ di desa Tanjung.

”Bagaimana gak kelelahan, malam Ta’aruf beliau pergi dan pulang larut malam. Pagi pagi sudah harus ikut pawai ta’ruf, malamnya ikut lagi pembukaan. Kami cukup kehilangan sosok pemimpin yang baik seperti beliau,” katanya.

Selain itu, suami almarhumah, Agus mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh warga Desa Air Lengit dan terutama Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprpati serta para pejabat terkait yang sudah mau datang serta berbelasungkawa dan ikut mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhir.

Pantauan di rumah duka, sejak dikabarkan meninggal dunia, masyarakat dari luar Desa Air Lengit pun berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhumah.

Pada proses pemakaman, turut hadir Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, anggota DPRD Natuna Harken, paguyuban among mitro, kepala dinas DPMP Indra Joni dan staf, forum pimpinan kepala desa, Camat Bunguran Tengah Saidir. Danramil beserta jajaranya, Polsek Bunguran Timur, dan lain sebagainya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here