Satu SD, Siswanya Hanya 10 Orang

0
266
MENKOMINFO RI Rudiantara bersama siswa SMP Anambas foto bersama saat kunker ke Anambas, pekan lalu f-indra/tanjungpinang pos

Ketika Sekolah Dibangun Di Pesisir Anambas

Yang penting semua anak bisa sekolah dan berantas buta aksara. Meski jumlah siswa minim, namun pemerintah daerah tetap hadir meski di pulau-pulau terjauh.

ANAMBAS – Jika di Batam dan Tanjungpinang kekurangan sekolah, di Anambas malah banyak sekolah yang kekurangan siswa terutama Sekolah Dasar (SD).

Di Anambas, banyak SD yang jumlah siswanya tidak sampai 10 orang per kelas terutama sekolah yang ada di pulau-pulau. Meski demikian, sekolah tetap dibangun. Yang penting semua anak wajib mengenyam pendidikan.

Siswa dan siswi di wilayah perbatasan dan terluar pun tidak perlu dipaksa belajar terlalu keras. Bersyukur anak-anak pulau mau sekolah. Jumlah siswa cukup minim akibat jumlah penduduknya di desa tersebut juga sedikit. Dapat menimba ilmu dengan belajar di sekolah adalah menjadi tujuan utama Pemda Anambas dalam menjangkau dunia pendidikan hingga ke pelosok desa.

Seperti di SDN 009 Pulu Darak, Kecamatan Jemaja, SDN 009 Palah serta SDN 013 Belibak, Kecamatan Palmatak, Anambas.  Data ini diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi data peserta US SD/MI tahun 2017/2018. Minimnya jumlah siswa di beberapa sekolah dasar ini disebabkan karena jumlah penduduk di daerah tersebut yang minim.

”Pemerintah daerah tidak ingin ada anak di pulau terluar tidak mendapat pendidikan. Makanya kita konsen ke pulau terluar dan terdepan. Pusat juga instruksikan seperti itu,” kata Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Anambas, Mustajab, kemarin.

Tidak hanya di tiga sekolah itu saja yang jumlah siswanya di bawah rata-rata. Akan tetapi, dari 67 sekolah dasar yang tersebar di 7 kecamatan di Anambas, terdapat sebanyak 31 sekolah yang jumlah siswanya di bawah 10 orang.

Bahkan, ada beberapa sekolah yang belum memiliki siswa kelas VI. Diantaranya di SDN 007 Lingai Besar, Kecamatan Siantan Selatan serta SDN 16 Mubur Kecil dan MIS Payalaman, Kecamatan  Palmatak.

”Kita ini kan daerah kepulauan. Jadi, banyak pulau-pulau terluar ini hanya diisi beberapa kepala keluarga saja. Kalau kita tidak bangun sekolah di pulau-pulau minim penduduk ini, anak-anak di sana tidak akan bisa sekolah terutama saat musim utara,” tambahnya. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here