Satu Tongkang Sempat Lolos!

0
914
tambang: Aktivitas pengerukan bauksit di sekitar jembatan Seicarang beberapa tahun lalu.

Loading Bauksit Ilegal di Tanjungmoco

Polres Tanjungpinang telah menahan dan memasang police line di sejumlah alat berat, tugboat dan tongkang yang melakukan loading bijih bauksit di Tanjungmoco, Kelurahan Dompak.

TANJUNGPINANG – HANYA saja, beredar informasi di tengah
masyarakat Tanjungmoco bahwa salah satu tongkang bermuatan bauksit telah berangkat duluan dua hari sebelum polisi datang. Salah satu warga yang minta namanya tak dikorankan mengatakan, aktivitas penambangan bauksit di areal itu dilakukan, Jumat (28/10) sore lalu.

Pada, Minggu (29/10) malam, satu unit tongkang sudah terisi penuh dan berangkat. Pada, Selasa (31/10) pagi, petugas Polres datang ke lokasi dan memasang police line di sejumlah alat berat yang ada di lokasi.

Baca Juga :  Titik Fokus Masih di Pengerjaan Batu Miring

Namun, sebelum polisi datang ke lokasi, satu unit alat berat loader sempat disembunyikan. Rabu (1/11) kemarin, polisi akhinya menemukan loader tersebut dan dipasang juga police line.

Satu unit tongkang serta tugboat yang dipasang police line di lokasi tidak sempat berlayar lantaran tugboat-nya rusak. Terkait satu unit tongkang yang dikabarkan sempat berlayar itu ditepis Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro.

Ia menyebutkan, aktivitas bauksit di Tanjungmoco baru kali ini. Tidak ada tongkang yang sudah berangkat membawa bauksit karena kapal tagboat sedang rusak. ”Tidak ada kapal tongkang yang berjalan. Dan tongkang pengangkut bauksit hanya ada satu unit,” katanya.

Baca Juga :  Ada Pria yang Sekamar dengan Tiga Cewek

Kapolres menuturkan, tongkang mengangkut 1.800 ton bijih bauksit yang direncanakan akan dikirim ke Jakarta Utara. Ia juga menegaskan, dalam kasus ini tidak ada oknum yang membekingi di belakang pengusaha. ”Saat ini kasus tersebut masih penyidikan dari pihak Polres Tanjungpinang. Saksi ada lima orang,” sebutnya.

Sedangkan untuk Direktur PT AI bernama Awi masih dilakukan pemeriksaan. Kapolres menyebutkan, untuk pemesanan yang berada di Jakarta pihaknya masih melakukan pendalaman. ”Ini baru awal pemeriksaan, bijih bauksit yang bakal dikirim ke Jakarta juga masih dilakukan penyidikan,” sebutnya.

Baca Juga :  Ada Waktu, Ansar Ahmad Mengajarkan Pembuatan Sanitizer di Panti Asuhan

Berdasarkan informasi di lapangan, Polres Tanjungpinang melakukan pemasangan garis polisi pada alat berat loader yang digunakan untuk mengeruk bijih bauksit. Sebelumnya polisi telah memasang garis polisi pada tongkang dan crane yang berada di dekat pelabuhan Tanjungmoco. Segala aktivitas penambangan langsung dihentikan saat itu juga.

Saat hendak dikonfirmasi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Kepri, Amjon, ponselnya tidak aktif. SMS yang dikirim pun tak dibalas juga hingga berita ini diturunkan.(RAYMON-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here