Sayangi Penyandang Disabilitas

0
488
BANTUAN: Ketua LKKS Kepri, Hj Noor Lizah Nurdin menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas saat peringatan HUT HDI di Batam, Rabu (6/12). f-istimewa/humas pemprov kepri

Noor Lizah Nurdin Peringati HUT HDI

Ketua LKKS Kepri, Hj Noor Lizah Nurdin Basirun menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan kelompok masyarakat yang harus dijauhi atau kucilkan.

BATAM – NOOR LIZAH berpesan, penyandang disabilitas harus dijadikan anugerah ciptaan Tuhan yang harus sama-sama diberi perhatian dan penanganan lebih.

“Salah satunya Insya Allah kita akan membangun Sekolah Luar Biasa di setiap kabupaten/kota seluruh Provinsi Kepri,” kata Noor Lizah saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2017 di Aula Asrama Haji Batam Center Kota Batam, Rabu (6/12) pagi.

Tampak hadir pada peringatan itu anggota DPRD Kepri dr. Yusrizal, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Misni, tokoh masyarakat Kepri Ibu Sri Sudarsono, Ketua Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kepri Lagalo dan Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Kecacatan Kepri Ibu Emilda.

Pada kesempatan itu, Noor Lizah juga membacakan sambutan Menteri Sosial Khofifah Indar Parwansa. Menurut Menteri, tahun 2006 PBB telah berhasil mengintegrasikan agenda-agenda pemenuhan hak dan kesejahteraan Penyandang Disabilitas ke dalam pelaksanaan 17 tujuan “Sustainable Development Goals (SDG’s)”.

Ikrar SDG’s yang dikenal dengan slogan no one left behind dimaknai sebagai sebuah janji untuk ‘tidak meninggalkan siapapun di belakang’. Hal ini telah menjadi pesan yang kuat bahwa penyandang disabilitas adalah penerima manfaat dan sekaligus agen perubahan yang dapat dengan cepat mengikuti proses menuju pembangunan inklusif dan berkelanjutan, serta turut mempromosikan masyarakat yang tangguh.

Bagi Indonesia, kata Menteri, peringatan HDI tahun 2017 ini memiliki makna khusus karena setelah disahkannya UU no. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas maka kita memiliki tonggak yang semakin kokoh dalam melaksanakan inklusifitas penyandang disabilitas.

”Melalui momen peringatan HDI, tidak bosan-bosannya untuk mengajak kita semua melakukan refleksi atas perubahan paradigma dari apa yang telah kita lakukan pada masa lampau, serta menyiapkan segala kemungkinan menghadapi masa yang akan datang yang penuh dengan tantangan sekaligus harapan,” katanya.

Saat ini telah terdapat beberapa provinsi yang telah memiliki Perda tentang Penyandang Disabilitas, Kepri salah satunya. Selain itu ada juga beberapa daerah seperti DKI.(SUHARDI – MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here