Sayur Buncis Kosong di Pasar Bincen

0
871
MENIMBANG SAYUR: Salah satu pedagang di Pasar Bincen, Yudi sedang menimbang sayur untuk dijualnya.f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sudah dua pekan belakangan ini, pedagang sayur tak menjual buncis. Hal ini seperti yang terlihat di Pasar Bestari Bintancentre (Bincen). Salah satu pedagang sayur, Yudi menuturkan, penyebabnya, para petani belum pada panen buncis di kebun miliknya.

Sehingga pasokan buncis di pasar menjadi kosong, seperti saat ini. ”Mulai dari buncis lokal maupun kiriman dari Padang kini tak ada,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (2/11).

Ia prediksi, dalam satu pekan ini, sudah mulai ada pasokan buncis masuk dari kebun lokal maupun luar daerah. Meski demikian, biasanya para pedagang memilik sayur buncis lokal, sebab masih lebih segar dan lebih tahan lama. Sedangkan dari luar daerah, tetap bagus hanya saja tak bertahan lama.

Baca Juga :  Syahrul : Masa Purnabakti Harus Terus Bermanfaat

Biasanya petani lokal setiap sore, sebelum paginya di jual baru memetik dari kebun. Sehingga masih segar. Selain itu, harga buncis lokal lebih murah dari luar daerah. Harga buncis lokal kisaran Rp 14 ribu per kilo. Sedangkan buncis dari Padang bisa mencapai Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilo. ”Sebab ada tambahan biaya transportasi, yang membuat harga buncis dari luar daerah lebih mahal dari harga buncis lokal,” tuturnya.

Selain itu, ada empat komoditi sayur segar yang mengalami kenaikan harga. Kisarannya Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu per kilo tergantung jenisnya. Seperti sayur kangkung dan sawi hijau mengalami kenaikan Rp 2 ribu per kilo. Dari sebelumnya sayur kangkung Rp 4 ribu menjadi Rp 6 ribu per kilo. Sedangkan harga sayur sawi hijau dari Rp 7 ribu menjadi Rp 9 ribu per kilo.

Baca Juga :  Sembako Tanjungpinang Dibawa ke Pulau-pulau

Kemudian, sayur kacang panjang dan bayam mengalami kenaikan Rp 4 ribu per kilo. Sebelum naik Rp 4 ribu, harga sayur kacang panjang kisaran Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilo. Sedangkan sayur bayam dari Rp 6 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilo. ”Sayur sawi minyak, sawi manis, sawi keriting, gambas, timun dan paria tidak mengalami kenaikan harga alias masih stabil,” ucapnya.

Saat ini, harga sayur sawi minyak, sawi manis, gambas, dan sawi keriting senilai Rp 10 ribu. Harga timun kisaran Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kilo. ”Harga sayur paria sudah mencapai Rp 12 ribu per kilo,” sebut dia.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here