SBMPTN Tahap II Dilaksanakan di Batam

0
506

Peserta dari Batam Tidak Perlu ke Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Isdianto merelokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahap II dari Tanjungpinang ke Batam. Keputusan ini diambil demi menghindari pergerakan massa dalam situasi pandemi.

“Kami mendengarkan aspirasi masyarakat Batam dan Tanjungpinang. Mereka khawatir pergerakan massa ini rentan dengan penyebaran Covid-19,” kata Isdianto yang juga ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau, kemarin.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Dinas Pendidikan Kepri, jumlah peserta yang akan mengikuti SBMPTN 2020 dari Batam berjumlah 2.500 pendaftar.

Baca Juga :  Pemko Bangun 100 Rumah

“Itu tentu bukan jumlah yang sedikit kalau semuanya harus menyeberang ke Tanjungpinang dalam sepekan. Karenanya, kami mengikuti arahan gubernur untuk merelokasi pelaksanaan SBMPTN tahap dua,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Muhammad Dali.

Dali menambahkan lokasi ujian tulis berbasis komputer sudah ditetapkan di SMAN 3 Batam dan SMKN 2 Batam selama seminggu penuh yang akan dimulai Senin (20/7) pagi. Untuk teknis pelaksanaan ujian, sambung dia, masih akan dibagi dalam dua sesi sebagaimana yang sebelumnya dilaksanakan di Tanjungpinang.

“Dan yang tak kalah penting, kami imbau kepada panitia dan peserta ujian untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” tegas Dali.

Baca Juga :  Mahasiswa Kritik Lingkungan Lewat Visualisasi Puisi

Sementara itu, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Agung Damar Syakti menegaskan pelaksanaan ujian SBMPTN akan menerapkan protokol kesehatan.

Setiap peserta, kata Agung, wajib menggunakan masker, melewati pengecekan suhu tubuh dan pengaturan jarak selama ujian yang telah diatur panitia. Selain peserta, pelaksanaan protokol kesehatan juga diberlakukan kepada masing-masing pengawas ujian.

“Ujian tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga kita perlu aturan dalam usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya. (tih)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here