SD dan SMP Kekurangan Guru Agama

0
1054
Bakri Hasyim

KARIMUN – Hingga kini persoalan kekurangan guru agama di sejumlah sekolah, baik itu tingkat SD hingga SMP Negeri di Kabupaten Karimun belum teratasi. Sehingga, persoalan tersebut masih akan menjadi kendala di tahun 2018. Sebab, pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun tidak mengadakan seleksi masuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

”Kita menyarankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Karimun berkordinasi dengan Kementerian Agama RI, tentang formasi Guru Agama termasuk jam pelajaran agama di sekolah. Kekurangan guru agama disampaikan sesuai dengan kebutuhan,” kata Ustaz Komarudin.

Baca Juga :  Tiap 3 Hari, Ada Pengguna Narkoba Melapor

Tercatat, sekolah dasar (SD) dan SMP Negeri di Karimun mengalami kekurangan guru agama yang tersebar di seluruh wilayah dan jumlahnya mencapai 60 orang. Sehingga, Disdikbud Pemkab Karimun harus mengambil tenaga honorer.

”Kalau guru agama dengan status ASN, pada sekolah tingkat SD dan SMP jumlahnya masih kurang. Idealnya, ada 60 orang guru agama untuk ditempatkan di seluruh sekolah se-Kabupaten Karimun,” jelas Ustaz Komarudin.

Kepala Disdikbu Pemkab Karimun Bakri Hasyim mengatakan, untuk menutupi persoalan kurangnya tenaga guru berstatus ASN pihaknya mengambil langkah dengan merekrut tenaga honorer.

Baca Juga :  Penumpang Keluhkan Fasilitas Pelabuhan Roro

”Tentu saja guru agama dengan status honorer ini tidak asal kita pekerjakan melainkan dasar pendidikan jelas yakni minimal strata satu pendidikan agama Islam,” kata Bakri Hasyim, Rabu (22/11).

Bakri mengungkapkan, jika sembarangan mengambil tenaga guru honorer untuk mengajarkan pelajaran agama Islam tentu tidak diperbolehkan. Meski tenaga honorer itu, merupakan lulusan S1 atau S2 dalam bidang pendidikan tetapi bukan pendidikan Islam sudah tentu tidak akan bisa mengajar dengan sempurna.

”Berbeda jika tenaga honorernya memang SI pendidikan agama Islam, maka sudah mengetahui apa yang harus disampaikan,” jelas Bakri.

Baca Juga :  Pelajar Malaysia Kunjungi SMP Negeri 2

Terkait kekurangan guru agama di tingkat SD dan SMP Negeri, untuk SD jumlahnya ada 54 sekolah dan jumlahnya tidak banyak.

”Untuk SMP, kita hanya kekurangan 6 orang yang tersebar di Pulau Karimun dan Pulau Kundur. Sedangkan, untuk SD tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Meski hanya mempekerjakan tenaga honorer, yang terpenting kurikulum pelajarannya tepat sasaran,” sebutnya. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here