SDA Kepri Berlimpah

0
412
Lay up kapal: Laut Kepri jadi lokasi yang strategis untuk jalur pelayaran dan lay up atau lego jangkar kapal. f-dokumen/tanjungpinang pos

MBS. KALAU dinilai dg cermat provinsi Kepulauan Riau punya potensi yg sangat tinggi nilainya. Pertama penghasil gas bumi di Natuna yg dikuasai perusahaan Kanoco Amerika hari ini. Kedua, Kepri penghasil ikan terbesar sehingga mengundang pencuri ikan asing, sayangnya pemerintah belum bisa dirikan pabrik ikan sarden. Ketiga, pelabuhan dan lego jangkar pelimpahan dari negara Singapura yg saat ini ribut tak jelas pemasukannya di Batam. Keempat pasir timah laut yg belum diolah. Katanya kabupaten Meranti Riau dah berhasil garap timah, jadi tak usahlah banyak wacana, olah aja kekayaan alam yg ada ini.
+6281364252006

TANGGAPAN:
Sumber daya yang ada di Kepri kita akan maksimalkan. Untuk lego jangkar, Pemerintah pusat seakan belum rela rakyat Kepri melepas pengelolaan sektor lego jangkar. Akibatnya sampai saat ini Kepri tak bisa memungut uang retribusi labuh jangkar. Padahal, di APBD Perubahan 2017, sudah diplot penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 60 miliar dari sektor lego jangkar terhitung Agustus 2017.

Evaluasi Perda Retribusi sudah hampir tiga bulan sejak disahkan antara DPRD Kepri dan Gubernur Kepri dalam Rapat Paripurna di Dompak, Senin (29/5) lalu. Sudah berbulan-bulan tak selesai juga. Saya sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Pemprov Kepri untuk mengurusnya. Kalau tak selesai, saya yang akan turun tangan ke Mendagri. Saya akan minta melapor langsung nanti sama Pak Gubernur. Apa kendalanya kok sampai begitu lama
Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Pemprov Kepri, setiap hari selalu komunikasi dengan Biro Hukum Kemendagri yang menangani evaluasi Perda tersebut. Bahkan, pekan lalu pihak Kemendagri mengaku akan menyelesaikannya minggu itu juga. Namun, pihak Kemendagri hanya berjanji semata tanpa ada realisasi.

Pemprov akan terus berjuang apabila lego jangkar tidak sampai memberi kontribusi PAD ke kas daerah. Perda Retribusi dan PP tentang Provinsi Berciri Kepulauan tidak juga diselesaikan pusat. Padahal, yang dua inilah kekuatan baru Kepri untuk menambah PAD. Gubernur juga agar Dinas Perhubungan Provinsi Kepri terus koordinasi dengan kementerian terkait dan pihak swasta yang mengelola lego jangkar selama ini. Pemerintah Provinsi Kepri tentunya menginginkan agar seluruh potensi laut yang dimiliki Kepri bisa menghasilkan uang dan menyejahterakan masyarakat Kepri, tapi jangan sampai menabrak aturan yang telah ada.

Kata Gubernur, selama ini masyarakat Kepri hanya mendapatkan hembusan angin segarnya saja. Begitu banyak potensi kelautan yang dimiliki Kepulauan Riau, namun justru dimanfaatkan oleh kapal-kapal dari negara lain dan Kepri sebagai pemilik perairan tidak mendapatkan manfaat apa-apa yang sebenarnya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. ***

TS Arif Fadillah
Sekdaprov Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here