SDA Kepri Berlimpah

0
311
Nurdin Basirun saat menerima investor asal Singapura yang berkunjung ke Karimun beberapa waktu lalu. f- istimewa/Humas Pemprov

MBS. KALAU dinilai dg cermat provinsi Kepulauan Riau punya potensi yg sangat tinggi nilainya. Pelabuhan dan lego jangkar sangat potensial. Laut kita jauh lebih laus dari laut Singapura, jadi bisa menampung pelimpahan dari negara tetangga.
+6281364252006

Tanggapan:
Tidak hanya Kabuaten dan kota serta provinsi Kepri yang gencar melakukan upaya pembangunan sektor amritim, presiden RI Jokowi Dodo juga

mendukung program maritim. Potensi maritim menjadi sektor yang diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun Kepri. Karena itu, potensi lautan Kepri yang letaknya sangat strategis harus dimaksimalkan menghasilkannya. Pemerintah Provinsi Kepri tahun mendapat tugas berat dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional yang akhir-akhir ini cenderung melembat.

Dalam rapat dengan presiden ebrsama gubernur setanah air Presiden minta di setiap daerah harus meningkatkan perekonomian nasional.

Sebagai daerah yang sangat strategis karena berbatasan dengan beberapa negara tetangga dan memiliki jalur perdagangan laut yang strategis, yakni Selat Malaka, maka Presiden meminta agar jalur perdagangan dunia tersebut bisa dimaksimalkan perannya.

Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki jalur Selat Malaka. Itu adalah jalur perdagangan dunia yang sangat strategis dan menguntungkan. Hanya saja belum dimanfaatkan dengan maksimal, sebagaimana Malaysia memanfaatkan jalur itu. Dengan memanfaatkan jalur Selat Malaka, Malaysia bisa mendongkrak perekonomiannya terutama di Johor dan Malaka hingga tumbuh sebesar 51 persen. Sementara kita, Indonesia, hanya tumbuh 10 persen. Potensi keberadaan jalur Selat malaka itu lah yang perlu kita maksimalkan perannya. Selain itu ada beberapa kendala seperti pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mesti bisa segera diselesaikan. Selanjutnya agar ada regulasi-regulasi yang mempermudah investasi di Kepri.

Sekarang ini beberapa investasi tetap jalan, dan ia berharap agar segala kendala pembentukan kawasan ekonomi khusus bisa diselesaikan. Karena, seperti proyek di Galang Batang itu atau PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) sampai sekarang sudah menyerap sekitar sekitar US$ 91 juta atau hampir mencpai Rp 36 triliun rupiah investasinya.

Itu adalah potensi yang sangat besar. Ada juga jalur Selat Durian yang dijadikan pusat investasi oleh pengusaha Timur Tengah yang bergerak di bidang suplai minyak mentah. Di samping itu juga ada Pulau Asam yang siap menampung investor.

Selain itu salah satu kawasan KEK yang sudah disahkan di Kepri adalah Galang Batang Bintan. Kini Pulau Asam Karimun juga sedang diusulkan untuk ajdi KEK, namun belum ditetapkan oleh pemerintah pusat. (mas/ais)

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here