Sebelum Bunuh Diri, Tinggalkan Viar untuk Anak

0
794
Anggota Polsek Tanjungpinang saat berada di TKP, Andi diduga bunuh diri.

TANJUNGPINANG – Kabar bunuh diri kembali menghebohkan masyarakat, kali ini diduga dilalukan Andi Jufianzah (33) pemilik kedai kopi Beranda di Komplek Ruko Jalan DI Panjaitan KM 9, Tanjungpinang.

Ditemukan tewas tergantung, Selasa (4/9) sekitar pukul 07.30 oleh istrinya di lantai dasar ruko tempat mereka berusaha.

Sebelum meninggal, korban ternyata sempat menyiapkan sesuatu untuk anaknya. Yaitu viar yang masih di dalam kotak.

Bahkan di dalam kotak itu juga terdapat tulisan yang menggunakan pena berwana hitam bertuliskan, “Disimpan Ya Nak, Jaga Baik2”.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, Hendriyal menuturkan, diduga korban bunuh diri karena selalu merasa sakit dibagian perut.

Hal ini berdasar informasi yang disampaikan istri korban, di mana semasa hidup Andi memiliki penyakit di bagian perut yang sudah bertahun-tahun dideritanya.

“Ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari istri korban,” ucapnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban ditemukan tergantung menggunakan kabel yang diikat ke penyangga proyektor.

Di sekitar tempat korban gantung diri, ditemukan galon air yang diduga digunakan korban sebagai pijakan sebelum bergantung.

“Kami juga menemukan pisau karter yang di duga digunakan untuk memotong kabel,” sebutnya.

Diketahui bahwa korban ini tinggal bersama istrinya dan seorang anak perempuan yang masih kecil serta keponakannya. Saat ini korban sudah di bawa ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk dilakukan visum.

“Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban untuk sementara ini, tetapi kami akan melakukan visum lebih lanjut,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here